Jadi Kelurahan, Masyarakat Balusu Respon Positif Keputusan Bupati Toraja Utara

HARIANSULSEL.COM, Toraja Utara – Pemekaran Kelurahan Balusu yang dilangsungkan di Tongkonan To’ Sarira, Jumat (03/11/2017) dihadiri oleh Bupati Toraja Utara Kalaktiku Paembonan didampingi Plt. Sekretaris Daerah Toraja Utara Rede Roni, Bare, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Lembang Rita Rasinan, Anggota DPRD Paulus Toding, Ketua Panitia Pemekaran Palimbu Palutak, Camat Sa’dan Balusu Leo B. Paranduk, Lurah Balusu C.L.S Patinggi serta para tokoh Masyarakat, Pemuka Agama serta Kepolisan Sa’dan Balusu sukses dilangsungkan.
Membuka acara tersebut, Bupati Toraja Utara menyampaikan bahwa Kelurahan Balusu belum layak untuk menjadi Kelurahan sebab cakupan wilayah yang sangat luas maka harus dimekarkan menjadi dua lembang yaitu Lembang Balusu dan lembang Kalumpang, kata Kalatiku Paembonan
Selain itu populasi penduduk sangat mendukung dalam pemekaran Lembang yang mencapai sekitar 600 KK dengan populasi penduduk -/+ 6000 jiwa dan kedepannya untuk pemilihan kepala lembang akan dibiayai oleh Pemerintah Daerah dan dikawal oleh Pemda, pungkasnya.
Pemimpin itu adalah panggilan dan harus memiliki jiwa pelayan dan berjiwa sosial kepedulian. Selain itu, yang berhak menjadi kepala lembang harus berdomisili ditempat dimana dia diangkat menjadi kepala lembang agar pelayanan kepada masyarakat lebih baik, terang Bupati Kalatiku Paembonan
Senada dengan hal itu, Anggota DPRD Komisi I Paulus Toding ujarnya bahwa kelurahan balusu yang dimekarkan menjadi lembang dan Lembang Kalumpang ini memiliki wilayah yang sangat luas sehingga kedepannya perlu ada proses administrasi yang cukup baik, imbuhnya.
Setelah mendengarkan arahan dari Bupati Toraja Utara yang dihadiri oleh masyarakat balusu -/+400 respon positif terlihat dari masyarakat dan antusias menerima keputusan itu. (*)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *