Kunker di Toraja Utara, Ini Agenda Komisi IV DPR RI

HARIANSULSEL.COM, Rantepao – Kunjungan Komisi IV DPR RI di Toraja Utara Fraksi Gerindra dr. Felicitas Tallulembang membidangi pertanian dan perikanan didampingi oleh Dra. Firmina Tallulembang Fraksi Gerindra DPRD Prov. Sulawesi Selatan disambut hangat oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Toraja Utara (Pemkah Torut) diruang kerja Bupati, Rabu 01 November 2017 dihadiri para unsur SKPD/OPD Se Toraja Utara.
Hadir Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Toraja Utara Drs. Rede Roni Bare, M. Pd, Ketua DPRD Torut Stepanus Mangatta, ST, anggota DPRD Torut Israel Makole, Agustinus Pongmasak, Samuel Dedi R.P, Kepala BPKAD Torut Drs. Firdaus Rin Bata, M. Si, Kepala DPML Torut Ritha Rasinan, SE., MH, Kepala BKPP Torut Drs. Samuel Samperompon, MM, Kepala Diskominfo Torut Drs. Fitra Adm. Pemb, Kepala Bagian Tata Usaha Pimpinan Setda Hermita, Daud S. P dari Dinas Pertanian dan Medan S. Dinas Perikanan.
Sambutan Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan mengatakan bahwa ini adalah momentum yang penuh dengan kekeluargaan sebab hari ini kita bertemu dengan anggota DPR RI yang asli orang toraja.
Ucapan syukur kepada Tuhan sebab dr. Felicitas Tallulembang dan lanjut Bupati dengan hadirnya wakil kita dari pusat ini kita hanya menyediakan datanya nanti dr. Felicitas yang menindaklanjuti disana sebab tidak ada itu wakil daerah yang mau melihat wilayahnya begitu saja, ucap Kalatiku Paembonan.
Sebenarnya ada jalan untuk membuat Toraja Utara menjadi lebih baik, terang Kalatiku Paembonan
Menurut Felicitas Tallulembang dalam arahannya mengatakan Rantepao adalah wajah Toraja Utara maka kebersihan perlu di tingkatkan, penataan kota, setiap rumah makan harus menyediakan makanan halal sebab banyaknya informasi yang sampai kepada saya agak kesulitan mencari makanan halal, kata Felicitas Tallulembang
Pariwisata dan Kopi Toraja adalah sumber devisa negara, saya sudah meminta kepada perkebunan kopi dan meskipun Toraja belum ada ternak sapi tetapi saya sudah mengajukan hal itu, jelasnya.
Kunjungan kerja kali ini meliputi Kabupaten Toraja Utara dan Kab. Tana Toraja.
Saya juga bersyukur karena saya adalah pengganti antar waktu (PAW) menggantikan almarhum dan dilantik selama menunggu 1 bulan 50 hari.
Dijelaskan juga bahwa pariwisata adalah sumber devisa negara segala aksebilitas pembangunan, infrastruktur adalah penunjang pariwisata, Komisi IV juga tidak bergelimang uang melainkan bantuan.
Tak hanya itu ketika orang nomor satu di Indonesia bapak Presiden Joko Widodo pada bulan desember 2017 datang di Toraja, saya yakin banyak investor akan melirik kabupaten ini, imbuhnya .
Setelah ditemui juga oleh media Kadis Kominfo Kab. Toraja Utara Fitra menambahkan bahwa sosok Ibu felicitas adalah srikandi Toraja yang berada di senayan, beliau itu low profil , nasionalis dan walaupun baru beberapa bulan di senayan beliau sangat getol memperjuangkan aspirasi dan pembangunan untuk toraja utara , saya sangat bangga dan hormat pada beliau, imbuh Fitra Kadis Kominfo Torut. (*)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *