Sambut 252 Mahasiswa Baru, Pascasarjana Unibos Tekankan Strategi Lulus Tepat Waktu dan Publikasi Ilmiah

HARIANSULSEL.COM, Makassar – Program Pascasarjana Universitas Bosowa (Unibos) menggelar agenda Welcoming Students bagi mahasiswa semester genap tahun ajaran 2025/2026 pada Sabtu, 11 April 2026, yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting mulai pukul 10.00 WITA hingga selesai.

Kegiatan ini menjadi momentum awal dalam menyambut sekaligus membekali mahasiswa baru agar siap menghadapi proses pendidikan di jenjang pascasarjana. Sebanyak 252 mahasiswa baru resmi disambut, dengan rincian S2 Ilmu Hukum 50 orang, S2 Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) 7 orang, S2 Administrasi Publik 16 orang, S2 Manajemen 52 orang, S2 Budidaya Perairan 18 orang, S2 Pendidikan Dasar 101 orang, S2 Bahasa Inggris 1 orang, S3 Administrasi Publik 7 orang, dan S3 Manajemen 6 orang.

Direktur Program Pascasarjana Universitas Bosowa, Prof. Dr. Ir. Andi Muhibuddin, M.P., secara langsung membuka kegiatan sekaligus menyampaikan sambutan hangat kepada seluruh mahasiswa baru.

“Selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru Program Pascasarjana Universitas Bosowa. Anda semua adalah bagian dari insan akademik yang akan berproses menjadi pemikir, peneliti, dan pemimpin di bidang masing-masing,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Ir. Andi Muhibuddin menjelaskan secara komprehensif tahapan pendidikan pascasarjana, mulai dari proses seleksi calon mahasiswa, perkuliahan, penyusunan proposal, seminar, penelitian, hingga penulisan dan revisi tesis maupun disertasi serta publikasi ilmiah.

Ia juga memberikan berbagai strategi kunci untuk menyelesaikan studi tepat waktu, di antaranya manajemen waktu yang efektif, pemilihan topik penelitian yang tepat, serta pentingnya membangun hubungan yang baik dengan dosen pembimbing.

“Pembimbing adalah faktor penting dalam keberhasilan studi. Pastikan memilih topik dan pembimbing yang sesuai, serta bangun komunikasi yang baik selama proses bimbingan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penguasaan manajemen pengetahuan, termasuk pendekatan seperti systematic review, serta mendorong mahasiswa untuk mengutamakan kebaruan (novelty) dalam penelitian. Ia juga memaparkan tahapan dalam menemukan novelty, mulai dari memahami state of the art, mengidentifikasi research gap, hingga merumuskan kontribusi ilmiah yang jelas.

Sebagai penutup, ia membagikan tips sukses menempuh pendidikan pascasarjana, yakni menjaga motivasi, tidak takut gagal, memanfaatkan tantangan sebagai peluang, serta menerapkan disiplin dan strategi belajar yang tepat.

Selanjutnya, Wakil Direktur I Bidang Akademik, Sistem Informasi, Inovasi, Riset, dan Pengabdian kepada Masyarakat, Dr. Syamsul Bachri, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa Pascasarjana Unibos juga menghadirkan program studi banding sebagai bagian dari upaya memperkaya pengalaman belajar mahasiswa.

“Kami mendukung penuh proses pembelajaran mahasiswa agar berjalan maksimal, termasuk melalui program studi banding yang dapat memperluas wawasan dan pengalaman akademik,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Direktur II Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Sumber Daya, Dr. Ahmad Yauri Yunus, S.T., M.T., menegaskan komitmen Pascasarjana dalam mendukung mahasiswa yang memiliki penelitian berkualitas dan berpotensi publikasi bereputasi.

“Pascasarjana Unibos memberikan dukungan penuh bagi mahasiswa yang memiliki riset dengan kajian yang kuat dan berpotensi untuk dipublikasikan di jurnal bereputasi,” jelasnya.

Paparan selanjutnya disampaikan oleh Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Kerja Sama, dan Pengembangan Usaha, Dr. Ir. M. Arief Nasution, M.P., yang menjelaskan arah strategis Pascasarjana Unibos periode 2026–2031. Fokus utama meliputi penguatan mutu akademik dan akreditasi unggul, riset dan inovasi berdampak, tata kelola digital berbasis data, internasionalisasi melalui kerja sama global, peningkatan mobilitas dan visibilitas internasional, serta pengabdian berbasis riset yang inklusif.

Ia juga menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam mendukung implementasi kerja sama institusi.

“Mahasiswa bukan hanya peserta, tetapi juga pelaku utama dalam mengimplementasikan berbagai program kerja sama yang dimiliki oleh Pascasarjana Unibos,” ujarnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengenalan struktur organisasi Pascasarjana Universitas Bosowa, serta sesi interaktif berupa diskusi dan sharing session bersama mahasiswa baru. Sesi ini menjadi ruang dialog terbuka untuk menjawab berbagai pertanyaan sekaligus membangun kesiapan akademik mahasiswa sejak awal.

Melalui kegiatan ini, Pascasarjana Universitas Bosowa berharap seluruh mahasiswa baru dapat memahami arah dan strategi studi yang akan dijalani, serta memiliki bekal yang kuat untuk menyelesaikan pendidikan secara tepat waktu dan berkualitas. (and/hs)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *