FK Unibos Gelar OSCE Adaptan, Wujudkan Dokter Profesional Sesuai Standar Nasional

HARIANSULSEL.COM, Makassar – Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa (FK Unibos) sukses menyelenggarakan Ujian Objective Structured Clinical Examination (OSCE) Adaptan periode Juni 2026 yang berlangsung pada Sabtu–Minggu, 13–14 Juni 2026, di Lantai 8 Gedung II Kampus Universitas Bosowa. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses evaluasi kompetensi dokter adaptan dan menunjukkan kesiapan FK Unibos sebagai institusi pendidikan yang mampu menghadirkan fasilitas serta sistem pengujian klinis sesuai standar nasional.

Pelaksanaan ujian mendapat pendampingan langsung dari perwakilan penyelia pusat, dr. R. Vivi Meidianawaty, M.Med.Ed., serta dikoordinasikan oleh dr. Stazia Noija, MHPE., FFRI., selaku Koordinator OSCE Adaptan FK Unibos. Dukungan para dosen penguji profesional, pasien standar (standardized patients), dan panitia lokal turut memastikan seluruh tahapan ujian berjalan tertib, objektif, dan memenuhi prosedur yang telah ditetapkan.

Rangkaian kegiatan diawali pada Sabtu, 13 Juni 2026, melalui sesi briefing yang melibatkan seluruh komponen ujian. Para penguji mendapatkan penyamaan persepsi terkait instrumen dan rubrik penilaian, sementara pasien standar mengikuti simulasi peran sesuai skenario klinis yang akan diujikan. Pada saat yang sama, peserta dan panitia memperoleh pembekalan mengenai alur pelaksanaan ujian serta kesiapan fasilitas pendukung untuk memastikan proses asesmen berlangsung optimal.

Koordinator OSCE Adaptan FK Unibos, dr. Stazia Noija, MHPE., FFRI., menegaskan bahwa kesiapan seluruh komponen menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas pelaksanaan ujian. “OSCE bukan hanya mengukur pengetahuan, tetapi juga keterampilan klinis, komunikasi, dan profesionalisme peserta. Karena itu, setiap tahapan dipersiapkan secara matang agar proses penilaian berlangsung objektif dan sesuai standar kompetensi yang berlaku,” ujarnya.

Puncak kegiatan dilaksanakan pada Minggu, 14 Juni 2026, yang dibagi dalam dua sesi dengan total 21 peserta. Dalam setiap stasiun ujian, peserta diuji kemampuan anamnesis, pemeriksaan fisik, penegakan diagnosis, hingga keterampilan komunikasi terapeutik. Proses evaluasi dilakukan secara komprehensif melalui pengamatan langsung oleh penguji profesional dan interaksi dengan pasien standar yang telah disiapkan sesuai kebutuhan kasus klinis.

Keberhasilan penyelenggaraan OSCE Adaptan periode Juni 2026 semakin menegaskan peran Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa sebagai institusi yang berkomitmen menjaga mutu pendidikan kedokteran dan mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan nasional. Melalui penyelenggaraan ujian yang kredibel dan berstandar tinggi, FK Unibos terus berkontribusi dalam menyiapkan dokter-dokter adaptan yang kompeten, profesional, serta siap mengabdi kepada masyarakat. (and/hs)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *