Aliyah: Kami Akan Genjot Sosialisasi Germas di Daerah

HARIANSULSEL.COM, Makassar – Dewasa ini penyakit tidak menular kasusnya terus meningkat sehingga pembiayaan negara untuk kesehatan menjadi meningkat perlu upaya penanggulangan, pengendalian dan pengobatan penyakit dan tentunya selain membutuhkan biaya untuk membeli obat dan alat-alat kesehatan, juga waktu penyembuhan yang relatif lama.
Melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) merupakan sebuah pilihan dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik. Germas adalah tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat, untuk meningkatkan kualitas hidup.
Diketahui, Pada era 1990 penyebab kematian terbesar di Indonesia adalah penyakit menular. Namun, sejak 2010, penyakit tidak menular (PTM) seperti stroke, jantung, dan kencing manis memiliki proporsi lebih besar di pelayanan kesehatan.
Pergeseran pola penyakit ini mengakibatkan beban pada pembiayaan kesehatan negara. Penyakit tidak menular menghabiskan sekitar 30% atau sebesar Rp16,9 triliun dari anggaran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kasus penyakit tidak menular (PTM) meningkat dari 37% pada 1990 menjadi 57% pada 2015.
Tidak hanya itu, Besarnya beban pembiayaan menanggulagi penyakit tidak menular inilah yang menjadi alasan Pemerintah sehingga mencanangkan program Germas secara nasional.
“Kami ingin Indonesia terkhusus Sulsel ini sehat. Kami akan terus sosialisasikan (Germas) sampai ke daerah-daerah lainnya,” kata Anggota DPR RI Komisi IX, Aliyah Mustika Ilham saat mensosialisasikan Germas bersama Kementerian Kesehatan RI di Gedung Training Center UIN Alauddin Makassar, Jumat (8/9/2017). (Anas/And)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *