HARIANSULSEL.COM, Makassar – 56 dosen baru UMI secara serentak hari ini Rabu 12 Desember 2017 dilepaskan untuk melakukan kegiatan pengabdian di desa binaan di tiga Kabupaten yaitu Takalar (Sanrobone dan Tonasa), Jeneponto (Gunung Silanu, Marayoka, kapita) dan Pangkep (Tamangapa dan Padanglampe)
Wakil Rektor 2 UMI A Dirgahayu A Lantara sebagai Tim Monitoring Dosen Pengabdi Dosen Baru di Kec. Sanrobone mengatakan bahwa Pengabdian bagi dosen baru merupakan syarat mutkak yang harus dilaksanakan dalam rangka efektifitas dan memperlancar pengabdian masyarakat dan dakwah di desa binaan UMI dengan tugas pengabdian masyarakat dengan melaksanakan kegiatan sesuai kebutuhan masyarakat.
Hal ini disampaikan saat acara penerimaan dosen pengabdian di Kec. Sanrobone yang bertempat di aula Pondok Pesantren Mizanul Ulum (12/12) binaan UMI Sanrobone Takalar.
Hadir Kepala Desa Tonasa Muhammad Arief, Kepala Desa Sanrobone Abdullah Najah, Kepala MTs Ponpes Mizanul Ulum, Muh. Yunus, KTU LPMD UMI Asni.
Sementara itu Nurjannah Abna selaku Supervisi Dosen Pengabdi Desa Sanrobone menambahkan bahwa kehadiran dosen baru UMI diharapkan memberikan pendampingan yang langsung menyentuh masyarakat dan sesuai kebutuhan yang dihadapi masyarakat dan sekaligus belajar memecahkan masalah secara pragmatis dan interdisipliner sehingga dosen baru memperoleh pengalaman belajar dan mendukung program pembangunan masyarakat secara konkrit yang bermanfaat bagi dosen dan masyarakat dimana bertugas.
Nurjannah yang juga dosen Fakultas Sastra UMI ini mengatakan bahwa pengabdian pada masyarakat merupakan hal yang harus dilaksanakan dosen umi sebagai implemebnasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Sementara itu sambutan penerimaan Kepala Desa Tonasa Kec. Sanrobone dan Desa Sanrobone mengatakan bahwa kehadiran dosen pengabdian merupakan kebanggaan kami dan tentunya kami sangat apresiasi. Karena dari sekian desa di Kec. Sanrobone ada dua yang mendapat penghargaan ditempatkan dosen pengabdi ini yaitu Sanrobone dan Tonasa.
Suatu kebahagiaan bagi pemerintah dan masyarakat setempat karena kehadiran dosen akan memberikan dukungan dan memberikan pendampingan pencerdasan kepada masyarakat kami, baik dari aspek pendidikan, ekonomi, kesehatan dan juga tampil berceramah. Kami berharap penempatan dosen dan mahasiswa kami selalu harapkan ditempatkan di desa Sanrobone dan Tonasa ujarnya
Sementara itu KTU LPMD menambahkan bahwa tim supervisi di tiga kabupaten masing-masing Desa Tonasa Kec. Sanrobone yakni A Dirgahayu Lantara dan Musafir, untuk Desa Sanrobone yakni Prof Maruf Hafidz dan Nurjannah Abna, untuk Desa Marayoka Jeneponto ( Prof Syahnur Said dan Netty Said, Desa Gunung Silanu Kab. Jeneponto adalah Prof Ahmad Gani dan Prof Nasir Hamzah, Desa Tamangapa Kab. Pangkep adalah Prof Salim Basalamah dan Lambang Basri, Desa Padanglampe Kab. Pangkep KH Zain Irwanto dan Abd Rauf Assagaf. (*)