HARIANSULSEL.COM – Sekarang ini kita sedang berada pada 10 hari yang kedua dari bulan Ramadhan. Periode 10 hari yang sekarang ini adalah periode di mana Allah mengampuni dosa-dosa orang yang berpuasa.
Sudah Allah janjikan untuk orang-orang yang berpuasa bahwa pada 10 hari pertama Allah menurunkan rahmat-Nya, pada 10 hari kedua Allah mengampuni mereka, dan 10 hari terakhir Allah membebaskan mereka dari api neraka.
Kita tahu bahwa manusia bisa melakukan perbuatan dan bisa juga melakukan perbuatan buruk. Perbuatan baik akan menghasilkan pahala dan perbuatan buruk akan menghasilkan dosa. Karena itu tidak ada satu pun manusia yang terlepas dari kedua hal itu, sepanjang manusia itu masih normal.
Allah telah menghadirkan manusia dalam keadaan bersih. Ketika lahir, lahir dalam keadaan bersih, tanpa noda dan dosa. Setelah manusia balig, dan dewasa, pada saat itulah manusia melakukan perbuatan yang baik atau perbuatan yang buru, hingga manusia menemui ajalnya.
Allah menginginkan manusia kembali kepada Allah dalam keadaan bersih pula, sebagai saat dia dilahirkan. Allah ingin agar mereka kembali kepada Allah dalam keadaan suci bersih, dari noda dan dosa dan mereka akan dimasukan ke tempat yang sangat terhormat dan menyenangkan, yaitu surga.
Oleh sebab itu, meskipun manusia berbuat dosa, tetapi Allah telah mempersiapkan berbagai sarana dan fasilitas yang harus dilakukan oleh manusia agar dosa yang telah dilakukannya, dapat diampuni dan dimaafkan oleh Allah. Semua dosa, termasuk dosa besar dapat diampuni Allah, asalkan dia memohon ampun dan bertaubat kepada Allah.
Di antara beberapa sarana dan fasilitas yang disiapkan oleh Allah itu adalah seperti yang digambarkan oleh Rasulullah dalam hadis yang diriwiyatakan oleh Muslim, dari Abu Hurairah, sebagai berikut.
Dari Abu Hurairah, sesungguhnya Rasulullah sawa pernah bersabda: “Salat lima waktu, shalat Jumat ke Jumat yang lain, dan puasa Ramadhan ke Ramadhan yang lain dapat menghapuskan dosa-dosa yang dilakukan di antaranya, apabila dia menjauhi (tidak melakukan) dosa besar. HR. Muslim.
Hadis di atas menunjukkan bahwa:
1. Salat lima waktu, Subuh, Zuhur, Asar, Magrib dan Isa, jika dilakukan dengan baik dan sempurna dapat menghapuskan semua dosa kecil yang terjadi di antara salat-salat itu. Demikian seterusnya. Ini berarti salat adalah fasilitas penghapus dosa-dosa harian.
2. Salat Jumat pada minggu ini dan salat Jumat pada minggu berikutnya dapat menghapus dosa-dosa kecil yang terjadi antara dua Jumat itu. Demikian seterusnya. Ini berarti bahwa salat Jumat adalah fasilitas penghapus mingguan.
3. Puasa Ramadhan yang dilakukan tahun lalu dan puasa Ramadhan yang dilakukan tahun ini dapat menghapus dosa-dosa kecil yang terjadi selama setahun. Demikian seterusnya. Ini berarti bahwa puasa Ramadan asdalah fasilitas penghapus dosa tahunan.
Ibadah-ibadah yang dilakukan di atas tidak akan mampu menghapus dosa besar. Dosa besar dapat dihapus dengan fasilitas lain yang telah diberikan Allah, yaitu bertaubat secara khusus. Dengan bertaubat, dosa besar dapat dihapus oleh Allah.
Allah telah mempersipakan banyak fasilitas, agar manusia mendapatkan pahala dari amal itu, dan sekaligus dapat menghapuskan dosanya, baik yang kecil maupun yang besar. Oleh sebab itu, gunakan fasilitas yang diberikan oleh Allah itu sebanyka-banyaknya agar kita mendapatkan pahala dan penghapusan dosa dari amal-amal itu. Dengan pengampunan semua dosa itu, maka kita kembali kepada Allah dalam keadaan bersih dan suci dari dosa. Kita berdoa kepada Allah semoga semua ibadah-ibadah kita dalam bulan Ramadhan diterima oleh Allah dengan pahala dan penghapusan dosa-dosa kita. Dengan taubat, dosa besar kita diampuni pula oleh Allah. Aamiin.
Penulis: Prof. Dr. Ahmad Thib Raya, M.A.
Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta