HARIANSULSEL.COM, Makassar – Dalam rangka peningkatan mutu dan daya saing pendidikan madrasah, Kementerian Agama menyusun berbagai program demi suksesnya penyelenggaraan pendidikan madrasah sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. Keberhasilan pendidikan ditopang dengan kesiapan peserta didik secara jasmani dan rohanidalam menerima pendidikan di madrasah, siswa yang memiliki jasmani yang sehat dan berkarakter baik, akan mempermudah pendidik dalam melaksanakan pembelajarannya baik di kelas maupun diluar kelas, dari sinilah lahir ide program Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA) sebuah kompetisi yang memadukan antara prestasi jasmani, rohani dan karsa (seni) dalam mengembangkan kreatifitas dan prestasi siswa Madrasah.
Demikian sekelumit sambutan yang disampaikan di hadapan Ribuan Hadirin yang memenuhi Auditorium Hotel Wisata Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar oleh Kakanwil Kemenag Prov. Sulsel Abd. Wahid Thahir di Acara Pembukaan AKSIOMA tahun 2017 tingkat Prov. Sulsel pagi Tadi (Minggu, 09 Juli 2017).
Selain itu, Beliau juga menegaskan agar ajang ini dilaksanakan dengan penuh sportifitas dan profesional, utamanya kepada para wasit dan dewan juri serta panitia pelaksana, karena hasil terbaik akan lahir dari proses yang terbaik pula. Hindari sekecil apapun bentuk kecurangan dan manipulasi, karena kita semua disini bukan sekedar mengejar juara atau yang terbaik semata, akan tetapi nilai silaturahmi itu lebih diutamakan, papar Beliau disambut Aplauss
Dan siapapun yang terbaik di ajang ini akan mewakili Provinsi Sulawesi Selatan dalam Even AKSIOMA tingkat Nasional yang akan digelar Bulan Agustus di Kota Yogyakarta tahun ini juga. Olehnya itu saya ucapkan Selamat Bertanding dan Sampai Ketemu di Yogyakarta 7-12 Agustus 2017. Melalui ajang ini, Mari jaga dan Harumkan nama baik Kementerian Agama, Madrasah dan Prov. Sulsel, harap beliau diakhir sambutannya.
Sebelumnya, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulsel Yuspiani, selaku penanggungjawab Kegiatan ini melaporkan bahwa Tujuan diselenggarakannya ajang kompetisi ini adalah untuk membangun citra madrasah sebagai basis pengembangan rohani, jasmani, skill dan intelektualitas melalui pengembangan potensi dan kreatifitas siswa. Yang lain adalah memberikan kesempatan dan penghargaan bagi siswa madrasah yang berprestasi sesuai dengan minat dan bakatnya dalam mengaktualisasikan diri, dan yang paling utama dari itu adalah menumbuhkan jiwa sportifitas dan kepercayaan diri siswa dalam membangun kebersamaan antar siswa madrasah khsusnya di sulsel.
AKSIOMA tahun 2017 ini diikuti oleh 845 orang Peserta dan pendamping se-Sulsel dan mempertandingkan atau melombakan 9 (sembilan) cabang diantaranya MTQ (MI, MTs,MA), Pidato Bahasa Indonesia, Inggris dan Arab, Kaligrafi, Singer, Tahfidz, Hadroh, Bulu Tangkis, Tenis Meja dan Futsal, Dan Panitia penyelenggara juga menyiapkan sejumlah Hadiah bagi para Juara Juara, diataranya Hadiah Handphone Android bagi Pemenang 1, 2 dan 3, ditambah Piala dan piagam penghargaan, Jelas Ibu Tirtawati Kasi Kesiswaan Pada Bidang Penmad Kanwil selaku Ketua Panitia.
Acara Pembukaan yang ditandai dengan pemukulan bedug oleh Kakanwil ini dihadiri sejumlah Tokoh dan Pejabat diantaranya H. Haruna Komisaris Utama dan Owner Yayasan Univ. Indonesia Timur (UIT) sekaligus pemilik Hotel dan Rumah Sakit Wisata UIT tempat pelaksanaan kegiatan, Seluruh Kakankemenag Kab./Kota dan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah serta Kepala Madrasah se-Sulawesi Selatan, Wahyuddin Naro dari UIN Alauddin Makassar serta Ratusan Guru Pendamping bahkan orangtua Siswa Madrasah yang menjadi peserta Lomba Tahun ini, dan kemeriahan ruangan yang sangat luas tersebut bertambah riuh dengan teriakan serempak oleh seluruh hadirin Motto “Madrasah Lebih baik, Lebih Baik Madrasah”. (Wrd/And)