Hadiri Ibadah Natal, Ini Pesan Wabup Toraja Utara

HARIANSULSEL.COM – Wakil Bupati Toraja Utara sekaligus Ketua Umum Karang Taruna Kabupaten Toraja Utara, Yosia Rinto Kadang menghadiri Ibadah Natal bersama yang diadakan oleh Pengurus Karang Taruna-Marimbunna, Kelurahan Tikala yang bertempat di Gereja Toraja Tikala dengan tema Natal Nasional “Hendaklah Damai Sejahtera Kristus Berperintah dalam Hatimu”. Ibadah Natal ini dipimpin langsung oleh Ibbu Pdt. Mery Tulak, Sth., Sabtu (2/12/2018) bertempat di Gereja toraja Tikala, Kecamatan Tikala, Kabupaten Toraja Utara.
Tampak pula dalam ibadah tersebut dihadiri oleh Camat Tikala, Ir. Yeremia Batara Tandi, Lurah Tikala, Yunus Lobo’ Kebo dan Ketua Karang Taruna Kecamatan Tikala, Salli.
“Dengan tema Natal Nasional tahun ini, yaitu Hendaklah Damai Sejahtera Kristus Berperintah dalam Hatimu, mengajak kita semua untuk menjadi pembawa Damai bagi orang-orang disekitar kita. Dan harapan saya kepada Generasi Muda khususnya Karang Taruna menjadi contoh dan pelopor membawa kedamaian di sekitarnya.”
Selain itu, dibutuhkan mental serta keteguhan hati seperti batu karang didalam menciptakan kedamaian disetiap kehidupan dan selalu mengandalkan Tuhan didalam setiap pekerjaan sehari-hari, ungkap Pdt. Mery Tulak didalam Homilinya.
Wakil Bupati Toraja Utara Yosia Rinto Kadang bersama Pendeta dan Pengurus Karang Taruna bertempat di Gereja Toraja Tikala, Kecamatan Tikala, Kabupaten Toraja Utara
Didalam sambutannya, Wakil Bupati Toraja Utara sekaligus Ketua Umum Karang Taruna Torut, Yosia Rinto Kadang menegaskan bahwa Generasi Muda Karang Taruna harus menciptakan kedamaian serta mengandalkan Tuhan didalam kehidupannya.
“Didalam menciptakan kedamaian, berasal dari keluarga kecil kita, jaman sekarang, tidak bisa dipungkiri bahwa komunikasi yang tercipta di keluarga kecil kita sudah sangat miris, Handphone salah satu sebabnya, masing-masing anggota keluarga sibuk dengan handphonenya masing-masing, sibuk dengan media sosialnya. Untuk itu, didalam kesempatan kali ini, saya mengingatkan kepada kita semua sebagai pelopor kedamaian, agar pentingnya menggunakan waktu untuk keluarga yang optimal demi terciptanya serta menjaga keharmonisan dan kedamaian dalam keluarga kita”.
“Selain itu, saya mengingatkan kepada kita semua sebagai orang tua akan pentingnya masa depan anak-anak kita. Dalam kesempatan kali ini juga, saya menegaskan kepada orang tua, janganlah merusak masa depan generasi muda kita dengan kegiatan yang sangat merugikan bagi anak-anak kita. seperti menjaga kerbau petarung dan mengizinkan anak kita terlibat didalam kegiatan adu kerbau yang tidak sesuai dengan adat istiadat kita”, tambahnya. (*)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *