HARIANSULSEL.COM, Makassar – Penguatan kompetensi berbasis teknologi kembali ditunjukkan mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Bosowa (Unibos) melalui partisipasi dalam kegiatan Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL) yang diselenggarakan oleh Ikatan Akuntan Indonesia Wilayah Sulawesi Selatan. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 12 April 2026, bertempat di GRHA IAI Sulawesi Selatan.
Mengusung tema “Data Analytics, Financial Worksheet Mastery, AI Integration: Mengubah Data Mentah Menjadi Laporan Eksekutif yang Bermakna”, kegiatan ini menjadi wadah strategis dalam membekali peserta dengan keterampilan analisis data dan pemanfaatan kecerdasan buatan dalam dunia akuntansi modern.
Sebanyak enam mahasiswa Akuntansi Unibos turut ambil bagian dalam kegiatan ini, yaitu Moh. Arya Adiwangsa, Sri Wulan, Zikri Al Asyiraf T., Marcelina Lasabung, Atikah Zahra Ratifah, dan Andi Nurhaliza. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan transformasi digital di bidang keuangan dan akuntansi.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan terkait pengolahan data keuangan berbasis data analytics, penguasaan financial worksheet, serta integrasi AI dalam menyusun laporan yang tidak hanya informatif, tetapi juga strategis bagi pengambilan keputusan.
Ketua Program Studi Akuntansi Unibos, Nur Fadhila Amri, S.E., Ak., M.Si., menilai bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kompetensi mereka.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa, karena mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga memahami bagaimana teknologi seperti data analytics dan AI digunakan secara langsung dalam praktik akuntansi saat ini,” ujarnya.
Secara tidak langsung, ia juga menekankan bahwa penguasaan teknologi menjadi kebutuhan utama bagi calon akuntan di era digital, sehingga mahasiswa perlu terus meng-upgrade keterampilan agar tetap relevan dengan perkembangan industri.
Salah satu peserta, Moh. Arya Adiwangsa, mengungkapkan bahwa kegiatan ini membuka wawasan baru terkait pemanfaatan teknologi dalam dunia kerja.
“Kami jadi lebih memahami bagaimana data yang kompleks bisa diolah menjadi informasi yang bernilai dan siap digunakan dalam pengambilan keputusan. Ini pengalaman yang sangat berharga,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan kemampuan analisis, berpikir strategis, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi, sehingga siap menjadi lulusan yang kompeten dan berdaya saing di era transformasi digital. (and/hs)