FK UNIBOS Sukses Gelar UKNPDPD OSCE 2026, Tegaskan Standar Pendidikan Dokter Nasional

HARIANSULSEL.COM, Makassar – Komitmen Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa dalam mencetak calon dokter yang kompeten dan profesional kembali dibuktikan melalui suksesnya pelaksanaan Uji Kompetensi Nasional Peserta Didik Program Profesi Dokter (UKNPDPD) khususnya pada skema Objective Structured Clinical Examination (OSCE) periode Mei 2026. Agenda nasional tersebut berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu, 23–24 Mei 2026, bertempat di Gedung 2 Lantai 8 Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa.

Pelaksanaan OSCE menjadi salah satu tahapan krusial dalam memastikan kesiapan kompetensi klinis mahasiswa profesi dokter sebelum terjun langsung melayani masyarakat. Dalam pelaksanaannya, Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa menghadirkan sistem pengawasan dan standar evaluasi yang ketat guna menjamin kualitas ujian sesuai regulasi nasional pendidikan kedokteran Indonesia.

Pengawasan pusat pada pelaksanaan UKNPDPD OSCE ini dilakukan langsung oleh dr. Nimim Putri Zahara, dokter spesialis THT-BKL asal Universitas Muhammadiyah Malang yang bertugas memastikan seluruh rangkaian ujian berjalan objektif, terstandarisasi, dan sesuai prosedur nasional.

Sementara itu, koordinasi teknis pelaksanaan di tingkat internal dipimpin oleh dr. Nanang Zulkarnain selaku Koordinator OSCE Center (KOC) Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa. Sinergi antara pengawas pusat dan tim internal menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas pelaksanaan ujian yang berlangsung secara ketat dan profesional.

“OSCE bukan sekadar ujian praktik biasa, tetapi menjadi instrumen penting untuk mengukur kesiapan kompetensi klinis, komunikasi, hingga pengambilan keputusan medis peserta didik profesi dokter. Karena itu seluruh proses harus berjalan objektif, sistematis, dan sesuai standar nasional,” ungkap dr. Nanang Zulkarnain, M.HPE.

Secara tidak langsung, ia juga menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan UKNPDPD OSCE menunjukkan kesiapan Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa dalam mendukung sistem pendidikan dokter yang berkualitas dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Pelaksanaan ujian dibagi ke dalam tiga sesi selama dua hari operasional. Pada Sabtu, 23 Mei 2026, ujian berlangsung untuk sesi pertama dan kedua, sementara sesi ketiga sekaligus penutupan rangkaian kegiatan dilaksanakan pada Minggu, 24 Mei 2026.

Sebanyak 30 mahasiswa profesi dokter (koas) mengikuti ujian dengan penuh keseriusan dan disiplin. Mereka diuji melalui berbagai skenario klinis yang dirancang untuk mengukur keterampilan medis, kemampuan komunikasi pasien, ketepatan diagnosis, hingga pengambilan tindakan klinis secara profesional.

Keberhasilan agenda ini juga didukung keterlibatan berbagai elemen profesional yang berperan penting dalam kelancaran operasional ujian. Tercatat sebanyak 45 dokter penguji, termasuk tim cadangan, terlibat langsung dalam proses penilaian kompetensi peserta.

Selain itu, terdapat 14 pasien standar yang didukung oleh tiga pelatih pasien standar guna memastikan simulasi klinis berjalan realistis dan sesuai kebutuhan evaluasi kompetensi mahasiswa profesi dokter.

Dari sisi teknis dan operasional, Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa turut melibatkan delapan laboran untuk menyiapkan alat dan bahan medis, dua tim IT lokal untuk menjaga kelancaran sistem penilaian digital, serta tim administrasi dan keuangan yang memastikan seluruh proses berjalan tertib dan terorganisir.

Pengawas pusat UKNPDPD, dr. Nimim Putri Zahara, Sp.THT-BKL, secara tidak langsung memberikan apresiasi terhadap kesiapan fasilitas, koordinasi tim, serta kelancaran pelaksanaan OSCE di Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa. Menurutnya, standar pelaksanaan yang baik menjadi elemen penting dalam menjaga mutu lulusan pendidikan dokter di Indonesia.

Suasana pelaksanaan ujian berlangsung disiplin, tenang, dan profesional sejak sesi pertama hingga penutupan kegiatan. Tidak ditemukan kendala berarti baik dari sisi teknis maupun administratif, yang menunjukkan kesiapan Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa dalam mengelola agenda nasional berskala kompetensi profesi.

Melalui pelaksanaan UKNPDPD OSCE Batch Mei 2026 ini, Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan kedokteran yang berkomitmen menghadirkan lulusan dokter yang unggul, kompeten, humanis, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (and/hs)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *