HARIANSULSEL.COM, Makassar – Fakultas Pertanian Universitas Bosowa melaksanakan kegiatan kunjungan desa mitra di Desa Baruga dan Desa Tukamasea, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Jumat (16/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat dan penguatan kolaborasi antara akademisi, industri, dan praktisi pertanian dalam mendukung pengembangan sektor pertanian berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dekan Fakultas Pertanian Dr. Amirudin, S.P., M.P. beserta jajaran wakil dekan, dosen Fakultas Pertanian, kepala laboratorium, perwakilan himpunan mahasiswa Fakultas Pertanian, humas fakultas, kelompok tani, serta pihak CSR PT Semen Bosowa. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bentuk sinergi nyata dalam memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap masyarakat dan sektor pertanian di daerah.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Pertanian Unibos Dr. Amirudin, S.P., M.P. menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin bersama CSR PT Semen Bosowa dan kelompok tani setempat. “Kami sangat berterima kasih atas kerja sama dengan PT Semen Bosowa dan sambutan dari para kelompok tani. Kegiatan ini menjadi salah satu program Fakultas Pertanian untuk mewujudkan pengabdian dan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui penguatan sektor pertanian,” ujarnya.
Ia juga memberikan motivasi kepada mahasiswa agar terus mengembangkan kemampuan dan inovasi di bidang pertanian. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menjawab tantangan ketahanan pangan dan modernisasi sektor pertanian. “Mahasiswa pertanian harus mampu menjadi pelopor perubahan di tengah masyarakat. Pertanian saat ini bukan lagi dipandang sebagai pekerjaan tradisional semata, tetapi sebagai sektor strategis yang membutuhkan inovasi, teknologi, dan kreativitas generasi muda,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan CSR PT Semen Bosowa, Budiman Habe, berharap kolaborasi antara dunia akademik dan praktisi pertanian dapat terus diperkuat ke depannya. “Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan mampu mengolaborasikan pemahaman akademisi dengan pengalaman para praktisi pertanian di lapangan, sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Di sisi lain, Ketua Himpunan Mahasiswa Agronomi, Dalil Nakly, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran langsung bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan. Melalui kunjungan desa mitra ini, Fakultas Pertanian Universitas Bosowa diharapkan terus memperkuat sinergi antara kampus, industri, dan masyarakat dalam menciptakan sektor pertanian yang inovatif, produktif, dan berkelanjutan di Kabupaten Maros maupun wilayah lainnya. (and/hs)