HARIANSULSEL.COM, Bone – Rektor Universitas Muslim Indonesia Masrurah Mokhtar bersama Bupati Andi Fahsar Padjalangi dan Wakil Bupati Ambo Dalle beserta sivitas akademika tiba di Tanjung Pallette (1/2) disambut dengan adat dan tepuk tangan meriah mahasiswa KKN UMI yang berjumlah 1.804 di kolam Tanjung Pallette.
Hadir Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI Mokhtar Noer Jaya, Wakil Rektor, Pimpinan Fakultas dalam lingkup UMI supervisi mahasiswa KKN, Camat, Kepala Desa/Lurah, Muspida Kab. Bone dan mahasiswa KKN UMI yang ditempatkan di 11 kecamatan dan 124 Desa/kelurahan se Kab. Bone
Rektor UMI, Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, bersama Bupati dan Wakil Bupati setelah dijemput dengan tari paduppa dan dipayungi payung adat menuju ke tempat acara.
Rektor UMI Masrurah Mokhtar mengatakan apresiasi dan berterima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati hingga jajarannya, camat dan bapak /ibu Kepala Desa dan Lurah atas penyambutan yang sangat kental dengan nuansa adat, dan sangat meriah.
Selain itu, juga telah menerima dan mendampingi serta membimbing anak-anak sebagai bagian dari keluarga dalam melaksanakan KKN sebagai salah satu implementasi tri darma perguruan tinggi, pengabdian pada masyarakat.
Ketua Umum BKS PTIS ini berharap kepada mahasiswa KKN UMI betul-betul menimba ilmu dan pengalaman dari masyarakat. Selain itu, kehadiran anak-anakku harus memberi manfaat bagi masyarakat baik langsung maupun tidak langsung dan hal ini akan selalu dikenang oleh masyarakat dan juga menjadi bekal ke depan anak-anakku, harap Masrurah
Sementara Bupati Bone Fahsar Padjalangi memberi ucapan terima kasih kepada Rektor UMI beserta jajarannya atas kepercayaan menempatkan mahasiswa KKN UMI, dimana laporan yang kami terima sangat terasa dan memberi manfaat yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Jujur Bu Rektor, dari 27 Kecamatan di Kab Bone baru 11 kecamatan yang ditempati mahasiswa KKN kami mendapat masukan kenapa tidak semua wilayah kecamatan ditempati mahasiswa KKN UMI, ke depan mereka berharap mahasiswa KKN UMI ditempatkan di Kab. Bone dengan jumlah yang banyak, kurang lebih sama jumlahnya sekarang ini.
Selain itu kami juga berharap, agar dalam pelaksanaan KKN di masa akan datang, rentang waktu KKN hendaknya ditambah agar kegiatan di lapangan dapat terlaksana dengan sempurna, waktunya saat ini sangat singkat, ujar Fahsar.
Fahsar juga memaparkan beberapa program keberhasilan selama memimpin kabupaten Bone dan meminta doa supaya dapat kembali memimpin Kab Bone untuk periode kedua bersama Wakil Bupati Ambo Dalle. (*)