Kecam Pernyataan JK terkait HMI, Ini Kata Ketua PMII Komisariat Jenderal Sudirman Enrekang

HARIANSULSEL.COM, Enrekang – Diangkatnya Lafran Pane sebagai pahlawan nasional, membuat kader HMI berbangga hati. Tak ayal, pada pengukuhan pengurus KAHMI periode 2017-2022 Minggu (11/3) kemarin, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sesumbar HMI adalah aset negara dan memiliki posisi sepadan dengan ormas Islam sekaliber NU dan Muhammadiyah.
Saya Selaku Ketua PMII Komisariat Jend. Sudirman Cabang Enrekang Mengecam Statemen Jusuf Kalla Selaku Wapres yg menyatakan NU, Muhammadiyah Setara dengan HMI dan, mungkin saja Pak JK ini Perlu baca Buku Sejarah, beliau kurang Referensi kayaknya soal sejarah kebangsaan, Kami minta kepada Pak JK agar minta maaf kepada warga NU dan MD sebab apa yang menjadi statemant pak JK sama halnya menganggap ORMAS terbesar di indonesia ini kecil, HMI ini tidak ada apa apanya ketimbang dua Ormas besar di indonesia yang turut andil dalam proses kemerdekaan Bangsa ini. Jika pak JK tidak meminta maaf maka kami Akan Melakukan Aksi.
Apakah Jusuf Kalla tidak mengetahui sejarah bangsa ? Alangkah Lucunya Jika memang benar JK sebagai Wapres yg menduduki Kursi Tertinggi Ke 2 Indonesia belum mengetahui Sejarah Bangsa. mungkin harus memang banyak belajar sejarah lagi. apalagi soal keterlibatan NU dalam deklarasi bangsa. Masa HMI yang baru kemarin disamakan dengan NU,” ujarnya sedikit kecewa, Senin (12/3).
Lebih jauh, ia pun khawatir pernyataan JK itu menjadi  boomerang dan berdampak pada hubungan antara HMI dengan OKP setingkatnya seperti PMII.
“Ini bisa berdampak pada geo sentris antar OKP yang berdampak lebih pada harmonisasi antar PMII sebagai organisasi yang didirikan oleh warga NU dengan HMI di tingkat bawah,” tandasnya. (*)

Mungkin Anda Menyukai

Satu tanggapan untuk “Kecam Pernyataan JK terkait HMI, Ini Kata Ketua PMII Komisariat Jenderal Sudirman Enrekang

  1. Assalamu’alaikum saudara, statmen memang spantas nya saja anda sampaikan sebagai kebebasan dalam berpendapat, namun perlu anda ketahui anda kurang sopan dalam menympaikan pendapat yang di sertai mengancam Pk Jusup Kalla selaku Wapres, apalagi pendapat yang anda sampaikan tidak atas kejian serta pemahaman dalam berpikir.
    Berteman lebih dari saudara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *