HARIANSULSEL.COM, Makassar – Pengurus Majelis Alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama – Ikatan Pelajar Putri Nadhlatul Ulama (MA IPNU-IPPNU) Provinsi Sulsel masa khidmat 2020-2025 bersilaturahim dengan Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sulsel Dr KH Anregurutta Sanusi Baco Lc, di kediamannya didampingi anaknya H Irfan Sanusi, Sabtu (31/10/2020).
Ketua Presidum Majelis Alumni IPNU Sulsel Dr. H Muhammad Aswad, mengatakan, kunjungan silaturahmi ke tokoh-tokoh NU untuk pertama kalinya, sejak pengurus ini terbentuk sejak sebulan lalu.
“Maksud dan tujuan kami datang sejak kami satu bulan terakhir memegang amanah ini untuk bersilaturahim, ke guru, pemimpin NU. Pertama ke pak Kiyai, karena kami ingin mendapatkan nasehat atas amanah ini, agar ada berkah selama kami mengembang menjadi pengurus majelis alumni Sulsel.
“Kami sadar betul, kami tidak bisa berbuat banyak, jika sekiranya orang tua kami , teladan kami , tidak memberikan restu dan ridho. Kami berharap arahan bimbingan sekaligus doa bagi kami, agar bisa berbuat semaksimal mungkin,” imbuh Kepala Pusat Pembinaan Jabatan Fungsional Bidang Pengembangan Kompetensi ASN Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI ini.
Sementara Anregurutta Sanusi Baco Lc, dalam arahannya menyebutkan, pertemuan ini sekurang-kurangnya memberikan dua manfaat. Pertama dari aspek keagamaan, karena agama memandang setiap bertemu dalam kebaikan semuanya mendapat pahala dari Allah. “Jadi yakin, semuanya mendapat pahala,” ujarnya.
Kemudian, manfaat kedua dari aspek kemasyarakatan yaitu bahwa dengan hadirannya terjadilah silaturahim. “Karena silaturahim adalah salah satu dari inti ajaran agama, sesuai hadis nabi siapa yang ingin umurnya diperpanjang, rezeki dipermudah hendaklah bersilaturahim,” lanjut Ketua MUI Sulsel ini yang sudah berusia 83 tahun.
Lebih lanjut dijelaskan, MA IPNU IPPNU hendaknya menjaga nilai-nilai Nahdiyat. Sebagaimana Nahdlatul Ulama, kata Gurutta, mengedepankan tiga prinsip persaudaraan (ukhuwah), yakni ukhuwah islamiyah, ukhuruwah wathoniyah dan ukhuwah insaniyah. Ditambah Ukhuwah Nahdiyat, persaudaraan sama nahdiyin.
Kepada pengurus Majelis Alumni IPNU IPPNU terima sebagai amanah. Seraya mengutip ayat 72 di dalam Alqur’an Surat Al-Ahzab, Allah berfirman. “Sesungguhnya kami telah mengemukakan amanah kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanah itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanah itu oleh manusia.
“Sekarang timbul pertanyaaan apa itu apa itu amanah, kenapa langit dan bumi tidak berani menerimanya. Amanah adalah tanggungjawab, kemudian timbul lagi pertanyaan kenapa berani karena manusia punya kelebihan yaitu akalnya. Dengan akal manusia, satu-satunya mahluk yang bisa mengatakan ya atau tidak. Jadi, apabila nanti dalam mengurus organisasi diperhadapkan dengan kata ya dan tidak itulah amanah,” tandasnya.
Sementara Sekretaris Presidium Abdul Azis Hasan menyebutkan, Gurutta masih bersemangat memberi wejangan selama hampir dua jam. “Semoga berkah ilmu yang telah diberikan, semoga Gurutta dipanjangkan umurnya dan sehat walafiat,” ungkapnya.

Sementara Mantan Ketua MA IPNU Sulsel sebelumnya Prof. Dr. H. Abd Kadir Ahmad, M.Si. sangat berterimakasih karena ada yang bisa melanjutkan kepengurusannya dengan orang yag tepat.
“Seluruh pengurus dan anggota MA IPNU-IPPNU Sulsel dapat lebih proaktif dalam berbagai kegiatan NU sebagai keluarga besar Nahdiyin,” ujarnya.
Bahkan, dalam pertemuan berlangsung santai itu, Kadir Ahmad mengajak seluruh MA IPNU-IPPNU Sulsel bersama seluruh anggota dapat menjadi anggota Tarekat Al Muhammadiyah As Sunusiyah Al Idrisiyah dengan mengikuti pembaiatan lebih dahulu.
Beliau berharap semoga kader-kader IPNU IPPNU yang selama ini dalam kondisi ‘Koma’ dapat bangkit kembali dan segera dipersiapkan sebagai kader NU yang berkualitas. Mampu menangkal faham yang memecah ummat.
Ikut dalam silaturahim tersebut, selain ketua presidium MA IPNU HM Aswad dan sekretaris Abd. Azis Hasan, S.Pd.,MM, Ir. Iwan Setiawan (Wakil Sekretaris), Dr. Marwan (anggota) , dan H.Abd.Jabbar,S.Ag (anggota) . Dari MA IPPNU Sulsel, Ketua Presidium, Ir. Nurpadillah, SP, Khaerunnufuz,S.Pd.,M.Si (Dewan Kehormatan), Irawati Akib,S.AP, (Wakil Bendahara), dan Hj. Nurlaelah Razak, S.Pd.(anggota). (*)
