Resmi Dikukuhkan, Fatayat NU Makassar Usung Tema Kesolidan dan Militansi Kader

HARIANSULSEL.COM, Makassar – Pengurus Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Makassar resmi dilantik pada Sabtu, 18 Januari 2025, di Aula Kementerian Agama Kota Makassar. Dengan tema “Solid, Berdedikasi dan Militan untuk Perempuan yang Mandiri dan Berperan Aktif dalam Pembangunan Bangsa,” acara pelantikan ini menjadi momen penting untuk mempertegas peran Fatayat NU dalam memberdayakan perempuan dan memperkuat kontribusinya bagi masyarakat.

Pelantikan dilakukan oleh Sahabat Nurul Ulfa, M.Kes, Ketua Pimpinan Wilayah Fatayat NU Sulawesi Selatan. Dalam sambutannya, ia memberikan pesan kepada para pengurus untuk selalu menjalin komunikasi dengan ulama. “Jangan pernah berhenti meminta saran dan nasehat kepada ulama kita di NU. Mereka adalah penuntun kita dalam menjaga arah organisasi sesuai nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah,” ungkap Nurul Ulfa.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya:

1. Prof. Dr. Ir. H. Musbir Tahir, M.Sc, Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Sulawesi Selatan.

2. Drs. Sulfiana Karim, M.Si, dari Bidang Pendampingan Khusus Anak Kota Makassar.

3. Bunda Muslimat NU Kota Makassar, sebagai representasi sinergi antarbanom NU.

4. Perwakilan dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH), yang memberikan dukungan advokasi hukum.

Ketua PC Fatayat NU Kota Makassar yang baru dilantik, Nurul Husna, menegaskan bahwa amanah ini adalah tanggung jawab besar. “Memimpin Fatayat NU Kota Makassar adalah beban tanggung jawab yang besar. Namun, saya yakin dengan loyalitas dan militansi anggota, kita dapat menjalankan kepengurusan ini dengan baik,” ujarnya.

Setelah pelantikan, pengurus Fatayat NU Kota Makassar meluncurkan website resmi organisasi sebagai media informasi dan komunikasi. Selain itu, dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan LBH Makassar dan Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak, menandai kolaborasi strategis dalam advokasi serta pemberdayaan perempuan dan anak.

Rapat Kerja: Menyusun Program Strategis

Acara dilanjutkan dengan rapat kerja kepengurusan, yang membahas rencana program di berbagai bidang:

1. Bidang Pengembangan Organisasi, Pendidikan, dan Pengkaderan: Fokus pada penguatan kaderisasi dan pelatihan kepemimpinan.

2. Bidang Hukum, Politik, dan Advokasi: Mengedepankan perlindungan hukum bagi perempuan dan anak.

3. Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup: Program peningkatan kesadaran kesehatan dan pelestarian lingkungan.

4. Bidang Sosial, Seni, dan Budaya: Pelestarian budaya lokal dan peningkatan solidaritas sosial.

5. Bidang Ekonomi: Pelatihan kewirausahaan untuk mendukung kemandirian ekonomi perempuan.

6. Bidang Dakwah: Penguatan dakwah berbasis teknologi informasi.

7. Bidang Penelitian dan Pengembangan: Mendorong riset untuk pengembangan program berbasis data.

8. Lembaga Konsultasi Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak: Fokus pada edukasi dan advokasi untuk isu-isu perempuan dan anak.

Acara ini mencerminkan semangat baru Fatayat NU Kota Makassar untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui program-program strategis dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Dukungan dari masyarakat dan sinergi lintas sektor diharapkan dapat memperkuat kiprah organisasi di masa depan. (and/hs)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *