HARIANSULSEL.COM, Jeneponto – Universitas Bosowa (Unibos) mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat bertema pemanfaatan limbah dapur di Kelurahan Balang Toa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, pada Senin (13/01/2025).
Dalam kegiatan ini, limbah dapur dimanfaatkan menjadi cairan serbaguna untuk sektor perikanan dan peternakan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa melalui produk bernilai jual.
Kegiatan tersebut melibatkan dosen dari Fakultas Pertanian dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, seperti Dr. Ir. Erni Indrawati, M.P., Dr. Ir. Lukman Setiawan, S.E., S.Si., S.Psi., M.M., IPU., Ahmad Muchlis, S.Pt., M.Si., Dr. Ir. Sri Firmiaty, M.P., dan Ir. Muhammad Idrus, M.P. Program ini juga berkolaborasi dengan mahasiswa KKN Unibos.
“Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan untuk menyelamatkan Bumi. Masyarakat juga diajarkan membuat cairan Eco Enzym yang bermanfaat di bidang pertanian secara umum, serta di sektor perikanan dan peternakan secara khusus,” jelas Erni.
Pemanfaatan limbah dapur menjadi inovasi yang memberikan dampak nyata. Proses ini membantu mengurangi sampah rumah tangga sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa.
“Kami mengajak masyarakat desa untuk bijak memanfaatkan limbah dapur menjadi produk bernilai guna. Dengan mengolah limbah menjadi cairan serbaguna, kita tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga mendukung produktivitas sektor perikanan dan peternakan,” tambahnya.
Kegiatan ini mencerminkan semangat gotong royong, kreativitas, dan kemandirian dalam mengelola sumber daya demi keberlanjutan hidup dan lingkungan. (and/hs)