HARIANSULSEL.COM, Maluku Utara – Musim liburan sekolah kerap diidentikkan dengan waktu bermain tanpa henti, namun tidak bagi puluhan anak-anak di Kelurahan Tubo, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate. Di bawah naungan Lembaga Pendidikan al-Qur’an (LPQ) Bustanul Qiro’ah, mereka mengisi liburan dengan cara yang jauh lebih bermakna dan produktif melalui “Program Liburan Berfaedah Kursus Bahasa Arab”. Inisiatif ini tidak hanya disambut antusias oleh para peserta, tetapi juga mendapat apresiasi tinggi dari para orang tua yang melihat langsung dampak positifnya.
Dua Gelombang Penuh Antusiasme
Program kursus Bahasa Arab ini diselenggarakan dalam dua gelombang untuk mengakomodasi tingginya minat. Gelombang pertama, yang berlangsung dari tanggal 30 Juni hingga 5 Juli 2025, sukses diikuti oleh 24 peserta cilik. Melihat animo yang luar biasa, LPQ Bustanul Qiro’ah melanjutkan dengan gelombang kedua pada 7 hingga 12 Juli 2025, yang berhasil menarik 21 peserta lainnya. Total, puluhan siswa dari kelas 1 hingga 6 SD/Sederajat, termasuk santri LPQ Bustanul Qiro’ah sendiri, turut serta dalam kegiatan ini.
Belajar Bahasa Arab dengan Metode Kreatif dan Menyenangkan
Fokus utama dari program ini adalah menciptakan pembelajaran Bahasa Arab yang interaktif, menyenangkan, dan mudah dicerna oleh anak-anak. Materi yang diajarkan dirancang agar relevan dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari mereka. Anak-anak dikenalkan dengan Muhadatsah (percakapan dasar), berhitung dalam Bahasa Arab, nama-nama anggota tubuh, nama-nama anggota keluarga, hingga tema yang menarik seperti Rihlah (perjalanan).
Untuk menjaga semangat dan fokus para peserta, metode pengajaran disisipi dengan berbagai permainan edukatif dan nyanyian ceria yang sesuai dengan materi yang sedang diajarkan. Pendekatan ini terbukti efektif membuat anak-anak betah belajar dan menyerap ilmu dengan lebih optimal tanpa merasa terbebani.
Suasana belajar di Taman Nukila Ternate
Respon Positif dari Orang Tua: Produktif Tanpa Gadget
Dampak positif dari program ini sangat dirasakan oleh para orang tua. Salah satunya adalah Pak Mattawang, yang mengungkapkan kegembiraannya. “Anak saya sangat menikmati liburan ini sembari menambah wawasan Bahasa Arabnya,” ujarnya dengan senyum. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini memberikan alternatif yang sehat dan bermanfaat bagi anak-anak di masa liburan.
Senada dengan Pak Mattawang, Ibu Endang juga memberikan testimoni positif. “Kegiatan ini sangat membantu orang tua dalam mengarahkan waktu libur anak-anak ke hal-hal yang lebih produktif, tidak hanya menghabiskan waktu dengan gadget saja, yang bisa mengganggu perkembangan watak dan kepribadiannya,” jelas Ibu Endang.
Pandangan ini menunjukkan betapa pentingnya kegiatan semacam ini dalam membendung efek negatif paparan gawai berlebihan pada anak-anak.
Lokasi Belajar yang Variatif dan Menarik
Sebagian besar kegiatan pembelajaran dilaksanakan di Rumah LPQ Bustanul Qiro’ah, yang menyediakan suasana kondusif untuk belajar. Namun, untuk memberikan pengalaman yang berbeda dan lebih aplikatif, pada hari terakhir pembelajaran, para peserta diajak berinteraksi dan mengaplikasikan ilmu yang telah mereka dapatkan di Taman Nukila Ternate. Pergantian lokasi ini memberikan kesegaran bagi anak-anak dan memungkinkan mereka untuk berlatih percakapan Bahasa Arab dalam konteks yang lebih luas.
Harapan Menjadi Program Permanen
Agustang K., selaku Ketua LPQ Bustanul Qiro’ah, menjelaskan filosofi di balik program ini. “Kegiatan ini memang kami rancang untuk mengisi waktu libur anak-anak agar lebih produktif,” terang Agustang. Ia menambahkan bahwa tujuannya tidak hanya sebatas penguasaan Bahasa Arab, tetapi juga untuk melatih kemampuan psikomotorik anak, serta memberi ruang lebih kepada anak-anak untuk bersosialisasi di masa libur yang terkadang membuat mereka terisolasi di rumah.
Melihat keberhasilan dan manfaat yang nyata, Agustang K. sangat berharap bahwa Program Liburan Berfaedah Kursus Bahasa Arab ini dapat menjadi program permanen dari LPQ Bustanul Qiro’ah, yang rutin dilaksanakan setiap liburan sekolah. Jika terealisasi, inisiatif ini akan menjadi aset berharga bagi masyarakat Ternate dalam mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki fondasi moral dan sosial yang kuat. (rls/and)