HARIANSULSEL.COM, Gowa — Ma’had Al-Jamiah Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kembali menggelar kegiatan Character Building Training (CBT) untuk Angkatan X yang ditujukan bagi mahasiswa baru tahun akademik 2024/2025, Jum’at (11/7). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 11–12 Juli 2025, dengan format hybrid—tatap muka di hari pertama dan daring di hari kedua.
Bertempat di Aula Gedung Ma’had Aljami’ah UIN Alauddin, kegiatan CBT mengusung tema besar “Membangun Karakter Mahasiswa Berbasis Relasi, Moderasi, dan Spiritualitas.” Tema ini mengarahkan fokus pembinaan pada penguatan empat jenis relasi utama: relasi intrapersonal (diri sendiri), interpersonal (dengan orang lain), ekologis (dengan lingkungan), dan spiritual (dengan Tuhan).
CBT kali ini diikuti oleh sekitar 500 mahasiswa dari Fakultas Ushuluddin dan Fakultas Dakwah. Kegiatan dimulai pada Jumat pagi, 11 Juli 2025, dengan proses registrasi peserta.
Sebelum acara pembukaan dimulai, terlebih dahulu diawali dengan pembacaan salawat Nabi.dan arahan dari panitia pelaksana.
Pembukaan resmi dilaksanakan pukul 14.00 WITA yang dibuka oleh Ketua CBP, Amiruddin, S.Ag., M.HI. Dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk merevitalisasi nilai-nilai karakter sebagai identitas mahasiswa UIN. “Karakter itu melekat sebagai identitas diri. Karena itu, CBT ini menjadi ruang awal pembentukan jati diri mahasiswa yang utuh dan berintegritas,” tegasnya.
Materi pertama bertema “Relasi Diri dengan Orang Lain” disampaikan oleh Prof. Dr. H. Syahruddin Usman, M.Pd., yang menekankan pentingnya komunikasi empatik dan relasi sosial yang sehat di lingkungan kampus. Setelahnya, peserta mendapatkan sosialisasi tata tertib Ma’had sebagai pedoman berperilaku dalam kehidupan akademik dan spiritual mereka.
Kegiatan hari pertama ditutup dengan shalat Ashar berjamaah, dilanjutkan sesi “Dinamika Kelompok” yang bertujuan mempererat solidaritas dan kolaborasi antar mahasiswa baru.
Di sela-sela kegiatan, Ketua CBP memaparkan secara detail rangkaian kegiatan bahwa besok, hari kedua, Sabtu, 12 Juli 2025, CBT berlanjut secara daring sejak pukul 07.30 WITA. Dr. H. Abd. Muis Said, M.Ed., membuka sesi pertama dengan tema “Relasi Diri dengan Diri Sendiri”, yang mengajak mahasiswa memahami potensi dan kelemahan diri sebagai pijakan awal pembentukan karakter.
Kemudian, Prof. Dr. H. Abd. Halim Tallii, M.Ag., membawakan materi “Relasi Diri dengan Tuhan”, menekankan pentingnya kesadaran spiritual yang mendalam sebagai fondasi moral di tengah tantangan modernitas. Materi selanjutnya mengenai “Relasi Diri dengan Lingkungan” dipaparkan oleh Ketua CBP, Amiruddin, S.Ag., M.HI., yang mengingatkan pentingnya tanggung jawab ekologis mahasiswa dalam menghadapi krisis lingkungan global.
Memasuki siang hari, peserta dibekali kemampuan akademik dalam sesi “Academic Skill” oleh Prof. Dr. Muhaemin, M.Th.I., M.Ed. Sesi ini menjadi bekal menghadapi dunia akademik yang dinamis dan kompetitif. Materi kemudian dilanjutkan dengan “Moderasi Beragama (Perspektif Kementerian Agama)” yang disampaikan oleh Dr. H. Abdul Wahid Haddade, Lc., M.HI., menekankan pentingnya moderasi, keadilan, dan toleransi dalam menghadapi keberagaman di Indonesia.
Sesi inspiratif hadir melalui kisah “Success Story” oleh Prof. Dr. H. M. Natsir, M.A., yang memberikan motivasi mendalam untuk meniti jalan akademik dan spiritual secara seimbang dan konsisten.
Sebagai bagian dari refleksi, peserta juga diajak mengisi dan mendiskusikan Lembar Kerja (LK) untuk memperdalam pemahaman materi. Setelah itu, sesi “Perenungan: Refleksi Perjalanan Hidup” menjadi penutup kontemplatif sebelum acara resmi ditutup pukul 17.00 WITA oleh pimpinan Ma’had Al-Jamiah.
Ketua CBP, Amiruddin ,S.Ag.,M.HI, menegaskan kembali urgensi kegiatan ini sebagai pembinaan karakter mahasiswa sejak dini. “CBT bukan sekadar program tahunan. Ini adalah bagian penting dari pembinaan jangka panjang untuk menciptakan generasi kampus yang Islami, moderat, dan adaptif terhadap zaman,” tuturnya.
Dengan pendampingan intensif dari mentor dan narasumber kompeten, kegiatan CBT Angkatan X ini diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai karakter yang berkelanjutan serta menjadi langkah awal mahasiswa UIN Alauddin Makassar dalam menapaki perjalanan akademik dan spiritual dengan tangguh dan bernilai. (rls/and)