Keutamaan Bergegas Menuju Masjid untuk Shalat Jumat

HARIANSULSEL.COM, Makassar – Ini keutamaan yang akan dihadiahkan kepada orang yang datang terlebih dahulu atau datang ke masjid. Salah satu hal yang paling utama dikerjakan pada hari Jumat adalah shalat Jumat. Dibutuhkan syarat-syaratnya, shalat jumat harus dilaksanakan berjamaah dan dilakukan minimal 40 orang.
Atas dasar upaya melakukan jamaah inilah, Imam al-Ghazali dalam kitab  Bidayatul Hidayah  menjelaskan beberapa keutamaan shalat jumat, shalat adalah beban menuju masjid dan tidak mengakhirkan atau terlambat. Agar jumlah jamaah memenuhi potensi minimal sebelum khutbah dimulai.
Imam al-Ghazali juga menjelaskan beberapa keutamaan yang akan dihadiahkan kepada orang yang datang terlebih dahulu atau datang ke masjid.
Dengan mengutip sebuah hadis, Imam al-Ghazali menyebutkan bahwa orang yang pertama kali datang di masjid saat shalat jumat, diibaratkan ia berkurban dengan unta, sementara yang datang selanjutnya ibarat berkurban dengan sapi, begitupun selanjutnya, orang yang datangnya terakhir, seperti ia berkurban dengan telur saja. Artinya, pahala yang berisi orang-orang yang datang terlebih dahulu di masjid lebih besar dari pada orang yang datangnya terlambat.
Imam al-Ghazali juga mengutip sebuah kaul:
إن الناس في قربهم عند النظر إلى وجه الله تعالى على قدر بكورهم إلى الجمعة.
“Sesunngguhnya jarak masuk manusia saat melihat Allah nanti, tergantung dengan waktu kedatangannya saat shalat jumat.”
Hal ini bisa dimaknai bahwa orang yang lebih dulu datang ke masjid, pada hari akhir nanti akan lebih dekat jaraknya saat melihat Allah Swt. Allahummaj’alna minhum.
Saat sudah sampai di masjid, apa yang harus kita lakukan?
Menurut al-Ghazali, yang harus dilakukan adalah mencari saf yang pertama, tetapi jangan sampai orang orang yang sedang shalat, atau melangkahi orang lain.
Setelah itu, jangan duduk dulu sebelum melakukan shalat tahiyyatul masjid sebanyak empat rakaat, dengan membaca surat al-Ikhlas sebanyak lima kali setelah al-Fatihah dalam setiap rakaat.
Salah satu keutamaannya, menurut al-Ghazali, adalah orang-orang yang tidak akan menemui mereka di tempat tidur, amin.
Makanya, jangan telat saat shalat jumat, ya !
Wallahu A’lam.
Penulis: M. Alvin Nur ChoironiRedaktur dan editor Islamidotco, Pegiat kajian tafsir dan hadis – islami.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *