HARIANSULSEL.COM, Makassar – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Cabang Metro Makassar gelar Istighosah Kebangsaan di Aula Dinas Pendidikan Sulsel, Jl. Perintis Kemerdekaan. Senin 15/04/2019 malam.
Kegiatan ini merupakan bagian dari memperingati Hari Lahir Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia yang ke-59 tahun yang jatuh pada tanggal 17 April, dua hari yang akan datang.
Dalam sambutannya Ketua Umum PMII Metro Makassar AM. Muslihin menegaskan kepada Ratusan Kader yang menghadiri kegiatan ini untuk terus melakukan pembangunan dalam diri organisasi “kita harus berada di garda depan dalam proses pembangunan bangsa ini maka dari itu kita harus mulai dari membangun organisasi kita ini untuk lebih berkembang dari tahun sebelumnya, melihat tantangan kebangsaan kita kian menantang” pangkas Muslihin.
Hadir juga pula Majelis pembina Cabang PMII Metro Makassar Rusdi Idrus yang merupakan Ketua Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Sulawesi Selatan (PW GP Ansor SULSEL) yang turut memberian sambutan dan refleksi gerakan PMII selama Berkhidmat untuk negeri, terkhususnya merefleksi gerakan PMII Metro Makassar.
” Kader PMII Metro sekarang harus mempunyai Pola pikir maju melebihi kader PMII yang Lainnya, karna Metro Ini Lahir di tuntut untuk berbeda. Berbeda lebih maju secara gerakan dan juga secara gagasan. Kalian harus menguasai kampus-kampus itu tugas khusus untuk pengurus cabang untuk melakukan ekspansi gerakan ke kampus-kampus yang ada di kota Makassar” Tutupnya.
Tausiyah dan Istighosah yang dipimpin langsung Dr. KH. Nasrullah, Lc., MA atau Gus Nas ini berlangsung meriah dengan kehadiran ratusan Kader PMII dan Senior-senior Alumni PMII Metro Makassar.
Pesan dari Gus Nas untuk seluruh yang hadir untuk selalu menjaga amaliah dan gerakan Nahdlatul Ulama Hingga ke akar rumput. Karena masalah besar bangsa kita, kita mulai digerogoti secara Ideologi dan untuk melawan itu bukan dengan membuat sesuatu yang baru tapi dengan kita menggelorakan amaliah dan gerakan Ahlusunnah Waljama’ah Annahdiyah”tandasnya.
“Kader PMII juga harus menjadi patron perubahan moral bangsa, dan menjaga bangsa ini dari berbagai hinaan, hoaks, saling mencela antar satu sama lain. dan kita Do’akan Pemilu yang akan digelar 17 april nanti berjalan dengan khidmat dan menyejukkan” tambahnya. (Nur)
