HARIANSULSEL.COM, Makassar – Putra Pendiri Pondok Pesantren An Nahdlah, Khaerul Anam Harisah maju dan siap bertarung ke Parlemen Makassar melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Kota Makassar, meliputi Kecamatan Bontoala, Kecamatan Wajo, Kecamatan Tallo, Kecamatan Ujung Tanah dan Kecamatan Kepulauan Sangkarrang
Anam yang menjadi sapaan akrabnya menilai bahwa Makassar bagian utara merupakan daerah basis santri dan memiliki tradisi pendidikan agama Ahlu Sunnah Wal Jamaah yang kuat, maka selayaknya memiliki perwakilan di DPRD Kota Makassar untuk mengawal dan menentukan kebijakan demi pemajuan pendidikan dan kebaikan masyarakat.
Foto: Khaerul Anam Harisah, Dapil 2 No. Urut 2 Fraksi Partai Kebangkatan Bangsa (PKB)
“Di dalam Dekrit Ketua Umum (Diktum) PKB Bapak Muhaimin Iskandar sudah jelas, salah satu agenda perjuangan PKB di Pemilu 2024, yaitu mempertahankan ajaran pendiri NU, yaitu salah satunya melalui jalur pendidikan. Lanjut Anam
Selain itu, menurutnya, berdasarkan peta demografi, Kota Makassar telah memasuki fase bonus demografi, yaitu postur jumlah penduduk telah didominasi usia kaum muda, maka perlu jembatan untuk menyuarakan aspirasi kalangan muda dan secara khusus di lima kecamatan yaitu Kecamatan Bontoala, Kecamatan Wajo, Kecamatan Tallo, Kecamatan Ujung Tanah dan Kecamatan Kepulauan Sangkarrang.
Khaerul Anam, yang saat ini bertugas sebagai Tenaga Ahli Komisi X DPR RI berharap mendapatkan dukungan dan kepercayaan dari masyarakat, dengan bekal pengalaman dan pengetahuan sebagai guru dan kepala sekolah, aktifis pelajar NU serta Tenaga Ahli Komisi X DPR RI yang membidangi persoalan di antaranya pendidikan dan kepemudaan, bisa mengawal kebijakan layanan pendidikan dan kepemudaan berjalan baik dan bisa dirasakan oleh masyarakat. (and/hariansulsel)