HARIANSULSEL.COM, Nusa Tenggara Barat – Pekan Ilmiah Internasional Bahasa Arab (PINBA), yang menjadi ajang bertemunya para praktisi pembelajaran bahasa Arab di Indonesia tengah digelar di Mataram Nusa Tenggara Barat, 6-8 September 2023. Kegiatan PINBA kali ini dirangkaikan dengan Mukhtamar IMLA (Ittihad Mudarris al-Lughah al-Arabiyyah bi-Indonesia) yang ke-VII, yang berpusat di Aula Utama UIN Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Ada dua acara inti pada kegiatan ini yaitu seminar internasional yang dikemas dalam 2 sesi pleno dan 4 sesi paralel. Pada sesi pleno, ada 6 orang narasumber luar negeri yang akan menyampaikan makalahnya sedangkan pada sesi paralel sebanyak 8 orang. Tak mau ketinggalan, kegiatan ini dimanfaatkan sebagai panggung istimewa oleh narasumber dalam negeri untuk menyampaikan makalahnya. Tercatat sekitar 194 narasumber dalam negeri akan menyampaikan makalahnya pada sesi pararel.
Antusiasme peserta terlihat dari komposisi peserta yang mewakili 119 kampus dalam dan luar negeri, 23 negara, 88 asosiasi prodi Pendidikan Bahasa Arab se-Indonesia. Total peserta yang akan hadir memeriahkan kegiatan ini adalah 978 orang. Dari jumlah ini, 208 orang akan mengambil bagian sebagai presenter, dua diantaranya adalah Dosen IAIN Ternate, yaitu Agustang K. dan Sugirma.
Pada sesi panel, Agustang yang merupakan Dosen Bahasa Arab pada Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah ini, mempresentasikan hasil penelitiannya yang berjudul Bahasa Arab dalam Lingkar Multilingual (Kajian Sosiolingistik dalam Tradisi Masyarakat Muslim di Pulau Tidore) yang disajikan dalam artikel berbahasa Arab.
Adapun Sugirma, Dosen Muhadatsah pada Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, yang juga sementara mengikuti program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) di UIN Maulana Malik Ibrahim Mataram, mempresentasikan artikelnya yang berjudul “Pembelajaran Muhadatsah dengan menggunakan Vlog pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab di IAIN Ternate, yang juga disajikan dalam bahasa Arab. Kedua Artikel yang disajikan oleh Dosen IAIN Tersebut dinyatakn layak untuk submit dalam Proseding Internasional setelah melalui beberapa tahapan seleksi.
Sebagaimana diketahui, proses untuk mengikuti Pekan Ilmiah Internasional Bahasa Arab ini tidak lah mudah. Para Peserta sebelumnya mendaftar dengan mengiriimkan abstrak yang kemudian diseleksi oleh panitia. Mereka yang lolos seleksi, diminta untuk merampungkan draft artikelnya hingga batas akhir yang telah ditentukan, hingga pada akhirnya diundang ke Mataram sebagai presenter untuk mempresentasikan artikelnya secara langsung.
Sebelumnya, Rektor IAIN Ternate Radjiman Ismail yang baru saja menerima SK Guru Besarnya, telah mebuka kesempatan kepada Dosen IAIN Ternate untuk berkompetisi melalui artikel ilmiah, yang dipresentasikan pada forum ilmiah baik nasional maupun Internasional. Hal ini dilakukan untuk menambah rekognisi Dosen pada masing-masing program studi yang selama ini menjadi salah satu batu sandungan dalam mendobrak peringkat akreditasi program studi.
“Ya, kami akan berikan kesempatan kepada dosen untuk melakukan perjalanan dinas, jika keterlibatannya sebagai presenter (pembicara), jika bukan maka akan dibatasi. tutur Radjiman, yang kini telah menyandang gelar Professor bidang Ilmu Teknologi Pendidikan.
Selain Agustang dan Sugirma, hadir pula dosen yang lain yakni Rahmat dan Sayuti Atman Said. Rahmat hadir sebagai peserta pada kegiatan Konsorsium Pusat Pengembangan Bahasa se-Indonesia sementara Sayuti, koordinator program studi Pendidikan Bahasa arab di IAIN Ternate ini, hadir dalam agenda Musyawarah Nasional (Munas III) Perhimpunan Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PPPBA) se-Indonesia. (and/hariansulsel)