HARIANSULSEL.COM, Makassar – Sebuah bendera berukuran besar yang identik dengan atribut Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) terlihat dibentangkan di atas jembatan layang (flyover) Makassar. Aksi tersebut juga diikuti dengan pengibaran sejumlah bendera serupa oleh massa di bawah flyover, peristiwa ini di rekam dan di share di media sosial instagran oleh akun @alfatih_heri dengan memberikan caption detik-detik pengibadan bendera tauhid di flayover makassar.
Dari pantauan di lokasi, massa aksi membawa bendera berwarna hitam dan putih bertuliskan kalimat tauhid. Beberapa orang tampak membentangkan bendera besar dari atas jembatan layang, sementara barisan peserta aksi berjejer di bawahnya. Seorang petugas kepolisian terlihat berjaga di simpang jalan untuk mengatur lalu lintas sekaligus memantau jalannya aksi.
Fenomena ini langsung menuai sorotan dari masyarakat. Banyak warga menilai seharusnya polisi tidak memberikan ruang bagi atribut yang identik dengan organisasi terlarang tersebut. “Kami heran kenapa bisa dibiarkan. HTI kan sudah resmi dibubarkan pemerintah. Mestinya ada ketegasan, bukan justru terkesan dilindungi,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Komentar serupa juga ramai di media sosial. Warganet menilai aparat semestinya tegas sejak awal untuk tidak memberikan izin, apalagi membiarkan simbol-simbol yang dilarang negara berkibar di ruang publik. “Ini bukan sekadar soal lalu lintas, tapi soal ketaatan pada aturan hukum,” tulis salah satu akun di platform X.
Netizen banyak yang memberikan komentar di akun @alfatih_heri, salah satunya akun @fadlan.afc, mau mendirikan khilafah tapi enggan menegakkan syariat islam dari diri sendiri masih musik-musikan, pacar-pacaran, masih demo, masih melakukan perkara bidah. Akun @paijah-centini juga memberikan komentar wah keren ini tanda sebentar lagi akan tegaknya khilafah, Allahu akbar. Akun @muh.farhan17, sejak kapan tauhid punya bendera?.
Sampai berita ini diturunkan, kondisi lalu lintas di sekitar flyover Makassar kembali normal meski sebelumnya sempat tersendat akibat kerumunan massa. Namun perdebatan soal pengibaran bendera tersebut masih ramai diperbincangkan publik.