Prof Nasaruddin Umar: Berdakwahlah tanpa Menimbulkan Ancaman

0
456

HARIANSULSEL.COM, Makassar – Dakwah dalam Islam merupakan ajakan untuk senantiasa berbuat baik dan mengajak pada kemaslahatan bersama. Ajakan tersebut tentu saja tidak dengan kekerasan, apalagi menimbulkan ancaman. Pada prinsipnya, dakwah dilakukan dengan ajakan yang baik dan lemah lembut. Tidak disebut dakwah jika suatu ajakan menggunakan cara-cara kasar dan menimbulkan ketakutan masyarakat.

Selaras dengan hal tersebut, menurut Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof Dr Nasaruddin Umar, esensi dakwah adalah mengajak mereka yang jauh dari nilai-nilai agama menuju jalan rahmatan lil ‘alamin atau ajaran luhur agama Islam. Dakwah dengan cara paksaan tidak sesuai dengan ajaran hakiki dakwah Islam.

“Dakwah itu mendekatkan yang jauh, bukan menjauhkan yang dekat, bukan memaki-maki. Berikan dakwah dengan cara yang baik, dengan cara yang santun,” jelasnya dalam acara khazanah Islam, MetroTV, Senin, (3/6)

Tokoh yang juga dikenal sebagai ahli tasawuf tersebut juga mengajak masyarakat untuk mencontoh dakwah Nabi Muhammad Saw sebagaimana terdapat di dalam al-Quran. Kitab suci agama Islam tersebut senantiasa mengajarkan dakwah dengan cara-cara lembut dan bijaksana. Dakwah dalam Islam bukan menimbulkan permusuhan, apalagi sampai menumpahkan darah.

“Belajarahlah pada Al-Quran. Berdakwahlah tanpa menimbulkan ancaman, tanpa menimbulkan darah yang mengalir, nikmat sekali. Itulah Islam,” pungkasnya.

Sumber: IslamRamah.co

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here