Kumpulkan Pimpinan Baznas, Wahid Tahir Ungkap Peran Amil Zakat

HARIANSULSEL.COM, Makassar – Kementerian Agama Sulawesi Selatan melalui Bidang Penerangan Agama Islam (Penais) Zakat dan Wakaf Kanwil mengadakan Bimbingan Teknis Amil Zakat se-Sulsel tahun 2017, Jum’at, 12/5/2017.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari 12 – 14 Mei 2017 dilaksanakan di Hotel Phinisi Travellers yang lokasinya berada antara Kediaman Wapres RI H.M. Jusuf Kalla dan Pantai Losari Makassar yang menghadirkan 60 peserta yang terdiri dari Pimpinan BAZNAS yang membidangi Pengumpulan Zakat dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Provinsi, Kabupaten Kota Se Sulsel bertujuan untuk lebih mengoptimalkan kinerja para Amil (Pengumpul) Zakat dan memaksimalkan kinerja pengurus BAZ dan LAZ yang ada di Sulsel, Lapor H. Basyir selaku Pelaksana Kegiatan di Hadapan Ka. Kanwil dan Kabid Penais Zawa.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel Abd. Wahid Thahir dalam sambutannya saat Pembukaan (Jumat, 12 Mei 2017) menekankan agar seluruh Amil memperbaiki hati dan niatnya sebelum memanggul tugas keumatan seperti Pengumpul Zakat ini, karena tugas ini bukan saja berimplikasi duniawy tapi juga ukhrawy. Ini Perintah Allah Swt dan perintah Agama Islam.
Setelah hati dan niat diperbaiki, selanjutnya baik pengelola dan pengelolaan zakat tadi prinsip dasarnya harus Jujur, Profesional dan Transparan. Karena ini soal kepercayaan publik dan umat, mulai dari sosialisasi, pengumpulan, Pendistribusian, lanjut Kakanwil.
Sebagai lembaga publik yang berbasis ajaran Agama Baik BAZNAS maupun LAZ dari institusi swasta atau Ormas Islam begitupun dengan masyarakat yang menjadi subjek zakat, ada beberapa hal yang harus diperhatikan diantaranya memperhatikan dan memastikan Legalitas Lembaganya, bagaimana layanan Amilnya, bagaimana Nisab beserta bukti setorannya, bagaimana dampak atau manfaat bagi Mustahiqnya (Objek Penerima zakat) serta bagaimana Audit Syariatnya. Ini tak lain untuk menjaga kepercayaan umat dalam menunaikan kewajiban zakatnya, jelas Ka. Kanwil serius.
Bila semua hal tersebut bisa dilaksanakan dan bisa dipenuhi ditambah dengan Peningkatan wawasan dan keterampilan melalui Bimtek ini maka diharapkan Sumber Daya Manusia (SDM) Amil Zakat akan semakin baik maka diharapkan outputnya Mustahiq (Objek Zakat) juga bisa semakin sejahtera, Harap Mantan Ka. Kankemenag Kab. Lutim ini.
Dibimtek ini peserta akan disuguhkan sejumlah materi dari beberapa Nara Sumber yang kapabel diantaranya dari Direktur Zakat Kemenag RI, dari Akademisi dan Praktisi Zakat dan dari Kanwil Kemenag Prov Sulsel sendiri. (Wrd/AMI)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *