Dibubarkan Paksa oleh Oknum Preman, Ini Sikap PMII Metro Makassar

HARIANSULSEL.COM, Makassar – Pasca aksi penyerangan massa aksi, oleh sekelompok preman di BNI Makassar, Kamis (12/10) Suratman Kayano, Ketua Cabang PMII Metro Makassar sangat menyayangkan tindakan pembubaran aksi demonstrasi dan penyampaian pendapat Kepada pihak BNI Wilayah Makasaar.
Menurutnya, BNI Wilayah Makasaar seharusnya tidak Melakukan tindakan kekerasan dan main hakim sendiri apalagi sampai dihadapkan pada kelompok tertentu untuk Membubarkan Massa Aksi karena semua orang memiliki Hak Kebebasan untuk untuk menyampaikan Pendapatnya di muka umum.
Pihak BNI Makassar, Mesti Bertanggung Jawab atas tindakan Kekerasan yang di lakukan atas Pembubaran paksa kepada Sala satu banon Kami, Forum Mahasiswa Kota Makassar (For MAKAR) dan Kawan Kawan kami dari Himpunan Aktivis Makassar, (HAM) Sulsel.
“Untuk itu, pihak BNI mesti meminta maaf kepada pihak mahasiswa, dan kepada semua yang dirugikan,” tuturnya.
Selain itu, kami Meminta Kepada pihak keamanan (kepolisian), untuk mengusut tuntas dan menindak tegas pelaku kekerasan, pada saat aksi demonstrasi mahasiswa tadi pagi di depan kantor BNI, jikalau BNI Wilayah Makassar tidak segera menyelesaikan masalahnya, maka kami akan Proses secara hukum. Ungkapnya melalui rilis yang diterima.
Saya menginstruksikan ke setiap 7 komisariat di Bawa naugan PMII Metro Makassar untuk tidak berhenti melakukan aksi sampai terselesaikan ” Tegasnya (*)

Satu tanggapan untuk “Dibubarkan Paksa oleh Oknum Preman, Ini Sikap PMII Metro Makassar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *