Hal itu ditegaskan Maqbul saat dirinya ditunjuk sebagai Panglima disektor udara dalam struktur tim untuk menjaga dan mempertahankan tim dari setiap serangan yang dilakukan rivalnya pada perhelatan pesta politik di Makassar nanti.
Menurut Mantan pengurus DPD I Golkar Sulsel makna perlawanan yang ia maksud, bagaimana warga Kota Makassar bisa mempertahankan kondisi Makassar yang dua kali lebih baik mulalui jalur politik dengan memilih pasangan DIAmi di Pilkada Makassar.
“Strategi kami akan menyesuaikan dengan kondisi yang ada, jika mereka santun, kita juga demikian, tapi jika mereka cadas, maka kita lebih tajam lagi,” tegas Maqbul di Posko Utama Menara Warakkang, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Makassar, Senin (5/1/2018).
Maqbul Halim meyakini, dengan kekuatan besar yang terakumulasi dalam kekuatan DIAmi, tentu akan bisa memenangkan pesta Demokrasi 5 tahunan di Kota Anging Mammiri ini.
“Mengapa kami namakan tim perlawanan rakyat? Ini menyangkut nasib dan masa depan rakyat Makassar. Sekaligus mendampingi rakyat, adalah jalan dukung bagi rakyat Makassar untuk mempertahanlan nasib rakyat lebih baik. Tim ini dibentuk untuk mengantar warga makassar untuk melakukan perlawanan di TPS pada 7 juni nanti,” tuturnya. (*)