HARIANSULSEL.COM, Barru – Wakil Direktur Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. Hasyim Haddade, M.Ag., melakukan kunjungan resmi ke Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru, pada Sabtu, 1 Februari 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau serta mengevaluasi pelaksanaan program mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 76 UIN Alauddin Makassar.
Acara ini dihadiri oleh Camat Pujananting, Abd Rahman, S.Pd., M.M., A. Musakkir mewakili Kapolsek Pujananting, serta dosen pembimbing KKN, Muh. Amiruddin, S.H., M.H., dan Dr. Rahman Syamsuddin, S.H., M.H., yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar. Sejumlah tokoh masyarakat turut serta dalam kegiatan ini.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung implementasi program mahasiswa, mengevaluasi dampaknya bagi masyarakat, serta memastikan bahwa kegiatan KKN berjalan sesuai dengan tujuan akademik dan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Hasyim Haddade menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi mahasiswa dalam berbagai program pembangunan di Kecamatan Pujananting. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah dalam menciptakan solusi berkelanjutan bagi berbagai persoalan sosial dan ekonomi di daerah tersebut.
“KKN menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari sekaligus belajar dari masyarakat. Kami berharap program yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Camat Pujananting, Abd Rahman, S.Pd., M.M., menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN dan menyampaikan apresiasi atas program yang telah mereka jalankan.
“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya program-program dari mahasiswa KKN, baik dalam bidang pendidikan, penyuluhan hukum, pemberdayaan ekonomi, maupun kesehatan. Semoga kerja sama ini terus berlanjut,” ujarnya.
Sebagai informasi, mahasiswa KKN Angkatan 76 di Kecamatan Pujananting telah melaksanakan berbagai program, termasuk pelatihan UMKM, penyuluhan hukum dan sosialisasi pendidikan, edukasi lingkungan, peningkatan literasi digital, serta pendampingan masyarakat dalam bidang pertanian dan kesehatan. (and/hs)