HARIANSULSEL.COM, Makassar – Menanggapi isu tentang Penggantian Antar Waktu (PAW) di kepengurusan Komite Nasional Pemuda Indonesia Sulawesi Selatan, beberapa organisasi kepemudaan yang berhimpun di KNPI angkat bicara.
Termasuk dari organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Sulsel. Sekretaris IPNU Sulsel, Sahrul, saat dikonfirmasi pada siang tadi (27/1/2018), mengaku kaget mendengar berita itu, baru kali ini proses PAW di KNPI Sulsel tidak sesuai dengan mekanisme organisasi.
“Tapi saya pribadi sudah mendengar ada keputusan Tim Normalisasi dari DPP KNPI, itu langkah yang sangat tepat mengingat pelanggaran terhadap anggaran rumah tangga dan Peraturan Organisasi KNPI sudah sangat nyata” Jelas Sahrul yang juga Anggota Komisi Perindag yang di PAW.
“KNPI adalah wadah berhimpun organisasi kepemudaan menjadi laboratorium percontohan terhadap OKP yang berhimpun di dalamnya, sejatinya menjadi garda terdepan membangun harmonisasi pemuda, Maka semua harus berjalan sesuai aturan dan mekanismenya” Jelas Sahrul.
“Soal PAW, memang dibutuhkan organisasi untuk menata kembali pengurus-pengurus yang kurang aktif, namun semua itu harus melalui dasar yang jelas dan aturan main organisasi, maka PAW yang dilakukan melabrak aturan main organisasi” tutupnya.(Nur)