Mahasiswa KKN IAIN Ternate Gagas Kampung Bahasa Tubo

HARIANSULSEL.COM, Maluku Utara – Mahasiswa KKN Ekoteologi IAIN Ternate menjadi inisiator pembentukan Kampung Bahasa Tubo, yang terletak di Kelurahan Tubo, kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate Maluku Utara. Pada Minggu, 17 Agustus 2025, bertempat di Posko KKN Ekoteologi IAIN Ternate, di Kelurahan Tubo, rencana pembentukan Kampung Bahasa Tubo dibicarakan dengan berbagai pihak.

Kampung Inggris Pare, Kediri, Jawa Timur, menjadi percontohan bagi pembentukan Kampung Bahasa Tubo. Kampung Inggris Pare dikenal sebagai salah satu destinasi pembelajaran bahasa Inggris terbaik di Indonesia, dengan manajemen dan tata kelola yang efektif. Sistem pembelajaran yang diterapkan di Kampung Inggris Pare dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Tubo, sehingga diharapkan Kampung Bahasa Tubo dapat menjadi pusat pembelajaran bahasa yang efektif bagi masyarakat. Selain itu, Kampung Inggris Pare juga memiliki pengalaman dalam mengelola program-program pembelajaran bahasa yang dapat menjadi acuan bagi Kampung Bahasa Tubo.

Ibu Lurah Tubo, Roswita Soleman, SE, sangat mengapresiasi rencana pembentukan Kampung Bahasa Tubo. “Kami sangat mendukung dan berharap Kampung Bahasa Tubo dapat menjadi pusat pembelajaran bahasa yang efektif bagi masyarakat,” ujarnya. “Kami percaya bahwa kemampuan bahasa yang baik akan membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat Tubo, terutama dalam menghadapi persaingan global.”

Bapak Dr. Agustang K, M.Pd.I, Ketua LPQ Bustanul Qiro’ah Tubo, juga menyambut baik rencana ini. “Kami telah melaksanakan kursus bahasa Arab untuk anak-anak di Tubo, dan kami percaya bahwa Kampung Bahasa Tubo dapat meningkatkan kemampuan bahasa Arab masyarakat, terutama anak-anak,” katanya.

“Kami siap bekerja sama dengan Natiq International Arabiyyah Pare dan IAIN Ternate untuk membuat Kampung Bahasa Tubo menjadi kenyataan.”

Sementara itu, Ustadz Ihya Ulumuddin, Direktur Natiq International Arabiyyah, menyatakan kesiapan lembaga yang dipimpinnya untuk membuka cabang di Tubo jika Kampung Bahasa Tubo terealisasi. “Kami telah memiliki pengalaman dalam mengajar bahasa Arab di Pare, dan kami percaya bahwa Tubo memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pembelajaran bahasa Arab,” ujarnya.

“Kami siap berbagi pengalaman dan keahlian dengan masyarakat Tubo untuk meningkatkan kemampuan bahasa Arab mereka.”

Dosen pembimbing KKN, Sayuti Atman Said, M.Pd., berharap Kampung Bahasa dapat menjadi ladang pengabdian bagi civitas akademika IAIN Ternate, utamanya para mahasiswa. “Kami berharap Kampung Bahasa Tubo dapat menjadi contoh bagi kampung-kampung lain dalam meningkatkan kemampuan bahasa masyarakat,” katanya. “Kami percaya bahwa dengan kerja sama yang baik antara masyarakat, pemerintah, dan lembaga pendidikan, Kampung Bahasa Tubo dapat menjadi kenyataan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.”

Dalam waktu dekat, rencana pembentukan Kampung Bahasa Tubo akan semakin konkret dengan acara peresmian yang akan digelar pada tanggal 27 Agustus 2025. Acara peresmian ini akan melibatkan para tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, dan tokoh agama yang ada di Kelurahan Tubo. “Kami berharap acara peresmian ini dapat menjadi momentum penting dalam pembentukan Kampung Bahasa Tubo dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kemampuan bahasa,” kata Faisal, koordinator Kelurahan Tubo.

Dengan adanya rencana pembentukan Kampung Bahasa Tubo, diharapkan kemampuan bahasa masyarakat dapat meningkat dan menjadi contoh bagi daerah lain. Kampung Bahasa Tubo diharapkan dapat menjadi pusat pembelajaran bahasa yang efektif bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kemampuan bahasa Arab dan bahasa Inggris. (and/hs)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *