Langkah Strategis, DIRPM Unibos Bangun Kolaborasi Riset Global di Forum Internasional

HARIANSULSEL.COM, Makasssar – Langkah ekspansif menuju penguatan jejaring global kembali ditunjukkan Universitas Bosowa (Unibos) melalui partisipasi Direktur Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DIRPM), Ahmad Swandi, S.Pd., M.Si.P., dalam ajang internasional 3rd International Conference on Research in Education and Technology (ICRET) 2026 yang berlangsung pada 2–5 April 2026 di Konya, Turki.

Kehadiran Ahmad Swandi tidak hanya sebagai presenter, tetapi juga dimanfaatkan secara strategis untuk membuka peluang kolaborasi riset dan publikasi ilmiah dengan berbagai institusi internasional. Momentum ini menjadi bagian dari upaya konkret dalam mendorong internasionalisasi riset serta memperluas jejaring akademik Unibos di tingkat global.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, ia berhasil menjalin komunikasi awal dengan sejumlah institusi, di antaranya International Society for Research in Education and Science (ISRES) Turki, Muscat University, Mother Teresa University, Selçuk University, Konya Technical University, serta salah satu universitas dari Azerbaijan.

Ruang kolaborasi yang dijajaki mencakup berbagai bidang strategis, mulai dari riset bersama lintas negara, publikasi pada jurnal internasional bereputasi, hingga peluang penyelenggaraan konferensi internasional dengan Universitas Bosowa sebagai tuan rumah.

Dalam keterangannya, Ahmad Swandi menegaskan bahwa partisipasi ini merupakan langkah strategis dalam memperluas eksposur global institusi.

“Kami melihat peluang besar untuk membangun kolaborasi yang saling menguntungkan, baik dalam pengembangan riset, peningkatan kualitas publikasi ilmiah, maupun menghadirkan forum ilmiah internasional di Unibos,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa jejaring yang dibangun dalam forum ini diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas bagi dosen dan peneliti Unibos untuk terlibat aktif dalam ekosistem riset global.

Ke depan, Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bosowa akan menindaklanjuti komunikasi awal tersebut melalui penyusunan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (MoA) sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan kolaborasi internasional yang berkelanjutan.

Melalui langkah ini, Universitas Bosowa semakin mempertegas posisinya sebagai institusi yang aktif mendorong penguatan riset, inovasi, dan publikasi ilmiah berbasis kolaborasi global. (and/hs)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *