HARIANSULSEL.COM, Takalar – Universitas Bosowa (Unibos) melaksanakan kunjungan monitoring dan evaluasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) gelombang ke-57 di Desa Sanrobone dan Ujung Baji, Kabupaten Takalar, pada Sabtu (18/01/2025).
Hadir dalam kegiatan ini, Rektor Unibos, Prof. Dr. Ir. Batara Surya, S.T., M.Si., didampingi oleh Wakil Rektor I, Prof. Dr. Haeruddin Saleh, S.E., M.Si., Wakil Rektor II, Prof. Dr. Ir. Zulkifli Maulana, M.P., serta Direktur Riset Inovasi & Pemberdayaan Masyarakat, Dr. Ir. Syahrul Sariman, S.T., M.T. Jajaran lainnya yang turut hadir adalah Dr. Darmawati Manda, S.E., M.Si., dan Dr. Syahril Idris, S.T., M.S.P.
KKN gelombang ke-57 ini melibatkan 1.020 mahasiswa yang tersebar di tujuh wilayah Sulawesi Selatan, yaitu Kabupaten Gowa, Jeneponto, Takalar, Barru, Bone, Enrekang, dan Kota Makassar. Sebanyak 38 mahasiswa KKN ditempatkan di Kabupaten Takalar. Sebelumnya, Unibos juga telah menarik peserta KKN di Kabupaten Jeneponto.
Kepala Desa Sanrobone, Abdul Aziz Maluddin, S.Sos., M.M., menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa KKN Unibos yang telah memberikan kontribusi besar, terutama dalam penyusunan profil desa. “Alhamdulillah, berkat program kerja mereka, profil desa kami yang selama ini belum selesai dapat terselesaikan sesuai harapan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Ujung Baji yang diwakili oleh Najamuddin juga mengapresiasi kunjungan rombongan Unibos. “Anak KKN Unibos selalu aktif berbaur dan membantu masyarakat. Kehadiran mereka sangat berarti, khususnya dalam penyusunan profil desa,” ujarnya.
Rektor Unibos, Prof. Batara, turut memberikan apresiasi terhadap respons positif dari kedua desa dan mahasiswa KKN. “KKN adalah wujud pengabdian. Saya bersyukur mahasiswa kami dapat memberikan kontribusi yang baik di desa ini,” tuturnya. (and/hs)