Dua Pemateri Nasional Bongkar Rahasia Lolos PKM di Workshop LLDIKTI IX–Unibos

HARIANSULSEL.COM, Makassar – Universitas Bosowa (Unibos) kembali mengakselerasi lahirnya mahasiswa berprestasi melalui penyelenggaraan Workshop dan Pendampingan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Batch 1 yang digelar pada Selasa, 7 April 2026 di Menara Bosowa, sebagai langkah strategis mencetak inovator muda yang siap bersaing di tingkat nasional.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan mahasiswa agar mampu menghasilkan proposal PKM yang kompetitif di tingkat nasional, sekaligus meningkatkan kualitas riset dan inovasi mahasiswa di lingkungan kampus.

Workshop ini dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Bosowa, Prof. Dr. Ir. Batara Surya, S.T., M.Si., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme mahasiswa dalam mengikuti program PKM. Ia juga menyempatkan diri menyapa para peserta dan memberikan motivasi agar mahasiswa berani berinovasi serta aktif mengambil peluang.

“PKM bukan hanya soal kompetisi, tetapi bagaimana mahasiswa dilatih untuk berpikir kritis, kreatif, dan solutif terhadap permasalahan di sekitar. Ini adalah ruang belajar yang sangat strategis,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Universitas Bosowa, Prof. Dr. Ir. Hadijah Mahyuddin, M.Si., serta Wakil Rektor III Universitas Bosowa, Prof. Dr. Nasrullah, S.T., M.T., yang memberikan dukungan penuh terhadap penguatan program kemahasiswaan berbasis kompetisi nasional.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Tim Kemahasiswaan LLDIKTI Wilayah IX, Dr. Rahmawati, S.H., M.H., yang menegaskan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan LLDIKTI dalam meningkatkan capaian PKM mahasiswa di kawasan Indonesia Timur.

“Potensi mahasiswa di wilayah ini sangat besar. Melalui pendampingan yang tepat, saya yakin akan semakin banyak proposal yang lolos pendanaan nasional,” ungkapnya.

Sebagai highlight utama, workshop ini menghadirkan dua pemateri nasional, yaitu Dr. Andi Muhammad Irfan Taufan Asfar, M.T., M.Pd., dan Dr. Andi Muhammad Iqbal Akbar Asfar, M.T., M.Pd., yang membagikan strategi jitu dalam menembus seleksi proposal PKM.

Dalam pemaparannya, Dr. Irfan Taufan Asfar menjelaskan bahwa salah satu kunci utama lolos PKM terletak pada kejelasan ide dan relevansi dengan permasalahan aktual. Ia menekankan bahwa proposal yang baik harus memiliki kebaruan (novelty), dampak yang terukur, serta metodologi yang realistis.

“Banyak proposal gugur bukan karena idenya kurang bagus, tetapi karena tidak mampu menjelaskan urgensi dan dampaknya secara kuat,” jelasnya.

Sementara itu, Dr. Iqbal Akbar Asfar mengulas secara rinci terkait sistem penilaian proposal PKM, mulai dari aspek administrasi hingga substansi. Ia juga memberikan tips teknis dalam menyusun proposal yang sesuai dengan standar penilaian nasional, termasuk bagaimana menentukan skema PKM yang tepat serta strategi dalam memperoleh pendanaan atau insentif.

“Pahami dulu skema yang dipilih, lalu sesuaikan ide dengan kriteria penilaian. Jangan sampai ide bagus tapi tidak tepat masuk kategorinya,” tegasnya.

Kegiatan ini diikuti oleh para dosen pendamping mahasiswa serta seluruh mahasiswa peserta workshop PKM dalam lingkup LLDIKTI Wilayah IX. Antusiasme peserta terlihat dari interaksi aktif selama sesi diskusi dan tanya jawab.

Salah satu peserta workshop mengungkapkan harapannya setelah mengikuti kegiatan ini. Ia merasa mendapatkan wawasan baru yang lebih terarah dalam menyusun proposal PKM.

“Workshop ini sangat membantu, terutama dalam memahami bagaimana membuat proposal yang benar-benar sesuai dengan standar penilaian. Semoga ke depan kami bisa lolos pendanaan dan membawa nama baik kampus,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Universitas Bosowa berharap dapat mencetak lebih banyak mahasiswa berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional melalui Program Kreativitas Mahasiswa. Pendampingan yang berkelanjutan juga diharapkan dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun budaya riset dan inovasi di kalangan mahasiswa. (and/hs)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *