Pembukaan Kepaniteraan Umum FK Unibos, Awal Cetak Dokter Profesional Berintegritas

HARIANSULSEL.COM, Makassar – Langkah awal memasuki dunia klinik resmi dimulai melalui kegiatan pembukaan kepaniteraan umum Program Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa yang digelar pada Senin, 6 April 2026 di Aula FK lantai 9 Gedung 2. Kegiatan ini diikuti oleh 69 mahasiswa yang akan menjalani fase profesi, serta dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas dan tenaga pengajar yang akan membimbing selama proses pendidikan klinik berlangsung.

Wakil Dekan I Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa dalam sambutannya menegaskan bahwa kepaniteraan umum menjadi fondasi awal yang krusial bagi mahasiswa sebelum terjun langsung ke rumah sakit. “Ini adalah satu-satunya orientasi formal sebelum kalian memasuki setiap bagian, mulai dari penyakit dalam, mata, hingga ortopedi. Ikuti dengan baik karena semua dasar, mulai dari anamnesis hingga pemeriksaan fisik, akan disimulasikan langsung,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya menjaga sikap profesional selama menjalani profesi dokter. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dinilai dari kemampuan akademik, tetapi juga dari etika dan tanggung jawab sebagai calon tenaga medis. “Kalian akan berhadapan langsung dengan pasien, bukan lagi manekin atau simulasi. Jaga nama baik institusi, diri sendiri, dan keluarga,” tegasnya.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa turut memberikan arahan yang menekankan perbedaan signifikan antara fase akademik dan fase profesi. Ia menyampaikan bahwa tahap klinik menuntut kemampuan adaptasi yang tinggi, terutama dalam interaksi sosial di lingkungan rumah sakit. “Di profesi ini, kalian tidak hanya bertemu dosen dan teman, tetapi juga pasien, perawat, residen, dan dokter lain. Maka etika, tanggung jawab, dan integritas adalah hal utama yang harus kalian bawa,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga integritas dalam menjalani tugas sebagai koas. “Jangan pernah main-main dengan tanggung jawab, seperti titip jaga atau datang terlambat. Yang dipertaruhkan bukan hanya nama pribadi, tetapi juga nama Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa,” tegasnya, sekaligus mengingatkan bahwa fase ini merupakan babak baru dengan tantangan yang lebih kompleks.

Melalui rangkaian materi yang diberikan, mulai dari pengenalan pendidikan profesi dokter, peraturan akademik, kontrak belajar, hingga praktik dasar seperti basic life support dan pemeriksaan fisik, kegiatan ini menjadi wujud komitmen Universitas Bosowa dalam mencetak tenaga medis yang tidak hanya kompeten secara keilmuan, tetapi juga unggul dalam etika dan profesionalisme. Momentum ini sekaligus memperkuat peran Universitas Bosowa sebagai institusi pendidikan yang konsisten menghasilkan lulusan berkualitas dan siap bersaing di dunia kesehatan. (and/hs)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *