Antusias Warga Ikuti Festival Layang-layang KKN-UIM Bulukumba

0
249


HARIANSULSEL.COM, Bulukumba – Mahasiswa kuliah kerja nyata Universitas Islam Makassar Desa Bontomacinna dan Kelurahan Jalanjang, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba menggelar festival layang-layang dengan peserta berasal dari anak sekolah daerah setempat. Acara yang berlangsung di Desa Bontomacinna ini, menjadi hiburan masyarakat di tengah pandemi.

puluhan peserta berada di lahan sawah warga setempat, Minggu(18/10/2020). Festival layang-layang digelar secara terbatas. ada sebanyak 18 peserta dan menerapkan protokol kesehatan

peserta festival layang-layang KKN-UIM desa bontomacinna dan kelurahan jalanjang

“Alhamdulillah, berkat koordinasi yang intens bersama RT, RW, dan masyarakat setempat, maka festival layang-layang yang diikuti 18 peserta ini dapat dijalankan dengan penerapan protokol kesehatan”, kata Koordinator Desa Bontomacinna, Amanuddin.

Akbar, Koordinator desa kelurahan jalanjang mengatakan, meski di tengah pandemi saat ini warga antusias. pada saat pelaksanaan pun diterapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Festival ini kami buat karena permintaan dan antusias masyarakat yang tinggi. tentunya kami menerapkan protokol kesehatan. kami menyediakan masker, hand sanitizer dan terus menghimbau kepada masyarakat yang ada untuk tetap jaga jarak”, ujar akbar.

Di lokasi, lahan sawah penuh sesak oleh penonton dan peserta. Festival digelar 18 Oktober 2020 mulai pukul 2 siang sampai pukul 4 sore.

beberapa jenis layangan menjadi idola penonton. mulai dari layangan burung hantu, merak, dan lain sebagainya.

“Apresiasi untuk adik-adik mahasiswa. kami berharap masih ada event-event selanjutnya yang dibuat oleh adik-adik mahasiswa”, ujar salah satu peserta.

sebelumnya, Mahasiswa KKN Universitas Islam Makassar yang berlokasi di Desa Bontomacinna dan Kelurahan Jalanjang ini telah melaksanakan program kerja yang berfokus pada tema KKN yang diberikan, EDUKASI PENCEGAHAN COVID-19.

“edukasi dan upaya-upaya untuk pencegahan covid-19 telah kami laksanakan mulai dari tingkatan sekolah, daerah masjid dan masyarakat sekitar. untuk selanjutnya kami akan berfokus pada pemanfaatan teknologi. seperti, membuat aplikasi untuk memudahkan tracking terdampak covid-19”, ujar koordinator desa jalanjang, Akbar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here