HARIANSULSEL.COM, Makassar – Reputasi akademik Universitas Bosowa kembali mendapat pengakuan di tingkat internasional. Dosen Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Ilmu Pendidikan dan Sastra (FIPS) Universitas Bosowa, Andi Rizal, S.Pd., M.Pd., dipercaya sebagai Peer Reviewer pada Cogent Education, jurnal ilmiah internasional bereputasi Q1 yang diterbitkan oleh Taylor & Francis Group melalui imprint Routledge. Penugasan tersebut menjadi pengakuan atas kapasitas akademik dan integritas keilmuan dosen Universitas Bosowa dalam menjaga kualitas publikasi ilmiah di tingkat global.
Pengakuan tersebut ditandai dengan diterimanya Reviewer Certificate 2026 yang diberikan kepada Andi Rizal sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam menelaah dan mengevaluasi naskah ilmiah yang diajukan untuk dipublikasikan pada Cogent Education. Dalam sertifikat tersebut, Taylor & Francis menyampaikan penghargaan atas dedikasinya sebagai mitra bestari (peer reviewer) yang berperan penting dalam menjaga mutu ilmiah dan standar integritas akademik setiap artikel yang diterbitkan.
Sebagai salah satu penerbit akademik terbesar di dunia yang bermarkas di Inggris, Taylor & Francis Group melalui Routledge dikenal luas sebagai rumah bagi berbagai jurnal dan publikasi ilmiah bereputasi yang menjadi rujukan akademisi, peneliti, dan institusi pendidikan tinggi di berbagai negara. Kepercayaan yang diberikan kepada dosen Universitas Bosowa untuk menjadi bagian dari proses editorial jurnal bereputasi internasional tersebut menjadi capaian yang mencerminkan meningkatnya pengakuan terhadap kompetensi akademik sivitas Universitas Bosowa.
Direktur Direktorat Inovasi, Riset, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DIRPM) Universitas Bosowa, Dr. Ahmad Swandi, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi pencapaian tersebut sebagai wujud meningkatnya eksistensi dosen Universitas Bosowa dalam ekosistem publikasi ilmiah internasional.
“Menjadi reviewer pada jurnal internasional bereputasi Q1 merupakan sebuah amanah akademik yang tidak diberikan kepada sembarang orang. Kepercayaan ini menunjukkan bahwa dosen Universitas Bosowa memiliki kompetensi keilmuan, rekam jejak penelitian, serta integritas akademik yang diakui oleh komunitas ilmiah internasional. Ini sekaligus menjadi motivasi bagi sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas riset dan publikasi,” ujarnya.
Andi Rizal menjelaskan bahwa peran sebagai peer reviewer bukan sekadar menilai kelayakan artikel ilmiah, tetapi juga memastikan setiap penelitian yang diterbitkan memenuhi standar metodologi, kebaruan, kualitas analisis, serta etika akademik yang berlaku secara internasional.
“Menjadi reviewer memberikan pengalaman yang sangat berharga karena kita tidak hanya membaca perkembangan riset terbaru dari berbagai negara, tetapi juga ikut berkontribusi menjaga kualitas ilmu pengetahuan melalui proses evaluasi yang objektif dan konstruktif. Kepercayaan ini tentu menjadi tanggung jawab untuk terus mengembangkan kapasitas akademik dan membawa nama baik Universitas Bosowa di forum ilmiah internasional,” ungkapnya.
Capaian tersebut juga menjadi kebanggaan bagi Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan FIPS Universitas Bosowa, yang terus mendorong dosennya untuk aktif berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan melalui penelitian, publikasi ilmiah, serta keterlibatan dalam jejaring akademik global. Keberhasilan menjadi peer reviewer pada jurnal internasional bereputasi menunjukkan bahwa dosen PPKn Universitas Bosowa tidak hanya produktif menghasilkan karya ilmiah, tetapi juga dipercaya sebagai bagian dari mekanisme penjaminan mutu publikasi di tingkat dunia.
Melalui pencapaian ini, Universitas Bosowa kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya akademik yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing global. Keterlibatan dosen sebagai peer reviewer jurnal internasional bereputasi menjadi salah satu indikator penting bahwa kualitas sumber daya manusia Universitas Bosowa semakin diakui di tingkat internasional, sekaligus memperkuat posisi institusi sebagai perguruan tinggi yang aktif berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan pendidikan global. (and/hs)