Ma’had Al-Jami’ah UIN Alauddin Gelar Rapat Penguji Placement Test BTQ

HARIANSULSEL.COM, Samata — Ma’had Al-Jami’ah UIN Alauddin Makassar menggelar rapat penguji placement test Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) pada Rabu, 16 September 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Ma’had Al-Jami’ah lantai 2 dan diikuti oleh jajaran pimpinan serta penanggung jawab program BTQ, PIBA, dan CBT.

Rapat dipimpin oleh Direktur Ma’had Al-Jami’ah UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. H. Syahruddin Usman, M.Pd., dan dihadiri oleh Prof. Dr. H. Abd. Halim Talli, M.Ag. selaku Ketua BTQ, Dr. H. Abd. Muis Said, M.TESOL selaku Ketua PIBA, serta Amiruddin, M.HI selaku Ketua CBT.

Pertemuan tersebut secara khusus membahas kesiapan teknis dan mekanisme pelaksanaan placement test BTQ bagi mahasiswa. Tes ini menjadi bagian penting dalam pemetaan kemampuan mahasiswa dalam membaca dan menulis Al-Qur’an, sehingga proses pembelajaran BTQ dapat disesuaikan dengan kemampuan awal masing-masing mahasiswa.

Prof. Dr. H. Abd. Halim Talli, M.Ag. selaku penanggung jawab BTQ menegaskan bahwa hasil placement test akan menjadi dasar dalam menempatkan mahasiswa sesuai dengan kriteria dan tingkat kemampuan mengaji yang diperoleh dari hasil tes.

“Mahasiswa akan ditempatkan sesuai dengan kriteria hasil tes mengajinya. Dengan demikian, proses pembelajaran BTQ diharapkan dapat berlangsung secara lebih efektif dan sesuai dengan kemampuan masing-masing mahasiswa,” jelas Prof. Halim Talli.

Dalam rapat tersebut juga disampaikan bahwa instrumen pelaksanaan placement test BTQ telah dititipkan pada fakultas masing-masing. Mekanisme pengambilan hasil tes juga akan dilakukan melalui fakultas masing-masing untuk memastikan proses administrasi dan distribusi hasil dapat berjalan secara tertib.

Pelaksanaan placement test ini diharapkan dapat menghasilkan pemetaan kemampuan BTQ mahasiswa secara akurat. Data tersebut selanjutnya menjadi dasar bagi Ma’had Al-Jami’ah dalam menyusun pembagian kelas dan strategi pembelajaran yang sesuai dengan tingkat kemampuan mahasiswa.

Melalui koordinasi antara Ma’had Al-Jami’ah, fakultas, dan para penguji, pelaksanaan program BTQ diharapkan semakin terarah serta mampu mendukung penguatan kemampuan keislaman mahasiswa UIN Alauddin Makassar, khususnya dalam membaca dan menulis Al-Qur’an. (and/hs)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *