Pantangan Ibu Hamil Menurut Kepercayaan Bugis

0
1511
HARIANSULSEL.COM – Sulawesi Selatan dikenal sebagai daerah  yang masih mempercayai adanya Pamali dan Mitos terutama di daerah – daerah pedesaan, karena kebudayaannya yang masih kental sehingga Pamali dan Mitos ini menjadi kepercayaan turun-menurun yang diwariskan oleh orangtua atau masyarakat Bugis. Pamali sendiri secara hafiah memiliki kesamaan arti dengan pantangan atau ketabuan, Pamali  adalah pantangan dari masyarakat yang harus dihindari oleh anggota masyarakatnya sendiri. Apabila pantangan tersebut dilanggar, pelanggar akan mendapatkan risikonya.
Pantangan tersebut juga harus dialami oleh ibu hamil, meski sering kali tidak masuk akal, pantangan-pantangan ibu hamil dalam adat Bugis pada suatu kondisi menunjukan kebenaran dan ketepatan. Entah karena sugesti atau karena dihubung-hubungkan, berikut adalah beberapa mitos yang dilarang dilakukan saat sedang hamil.
Baca: Pantangan Ibu Hamil Menurut Mitos Jawa
1. Dilarang memakan buah nenas dan tape, buah Nanas tidak boleh dikonsumsi selama kehamilan karena nanas dapat menyebabkan terjadinya kontraksi sebelum waktunya. Hal ini terjadi akibat dari enzim bromelain yang terkandung dalam dalam nanas yang dapat menyebabkan lemahnya leher Rahim, sehingga bisa mengakibatkan Rahim kontraksi.
Tape merupakan salah satu makanan khas Indonesia yang pembuatannya melalui hasil fermentasi. Dalam hal ini menggunakan fermentasi karbohidrat yang menggunakan ragi dan dibantu beberapa mikroba seperti Saccharomyses cerevisae, Rhizopus oryzae, Endomycopsis burtoni, Mucor sp, dan lain sebagainya. Selain itu diperlukan alkohol, jika pembuatan tape memerlukan waktu cukup lama, maka alkohol yang di perlukan juga semakin tinggi. Dampak negatif alkohol terlalu tinggi resikonya untuk tetap mempertahankan kondisi kehamilan.
2. Calon Ibu dilarang tidur bertolak belakang (bersilang) dengan suami karena dikhawatirkan pada waktu melahirkan posisi anak tidak pada tempatnya atau terbalik.
3. Calon Ibu dilarang mandi di waktu senja hari atau sebelum atau buang air kecil dimuka gubang, karena dikhawatirkan akan mengalami kembar air. Artinya, sebelum bayi lahir, keluar lebih dahulu air yang dapat menyulitkan kelahiran bayi.
4. Calon Ibu dilarang tidur diatas lantai bambu tanpa alas karena dikhawatirkan nanti ada orang jahat yang menusuk dari kolom rumah.
5. Calon Ibu dilarang keluar pada waktu gerimis di kala senja karena dikhawatirkan anaknya menjadi keturunan setan.
6. Calon Ibu dilarang duduk dengan keadaan kaki merangkak sebab dikhawatirkan kelak kakinya besar dan tidak seimbang dengan bentuk tubuhnya sehingga menyulitkan kelahiran bayinya.
7. Calon Ibu dilarang duduk di atas penutup lesung sebab karena dikhawatirkan menyulitkan kelahiran bayinya.
8. Calon Ibu dilarang keluar rumah di senja hari karena dikhawatirkan roh halus akan mengikutinya sehingga dapat menimbulkan gangguan pada waktu melahirkan  bayi.
9. Calon Ibu dilarang menggunting kertas atau kain karena dikhawatirkan bayinya akan lahir dengan cacat sumbing.
10. Calon Ibu dilarang makan makanan yang pedas sebab dikhawatirkan bayinya akan selalu menangis. (And)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here