Peringati Hari Kartini, PMII Rayon FIK dan MIPA UIM Gelar Dialog

0
213

HARIANSULSEL.COM, Makassar – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Rayon Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) bekerjasama dengan Rayon Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Islam Makassar (UIM) menggelar Dialog Keperempuanan pada Selasa (23/4/2019) di Gedung PWNU Sulsel Jalan Perintis Kemerdekaan, Tamalanrea Makassar.

Dialog bertajuk “Jilbab Syari’i, Syariat atau trend” digelar dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April lalu.

Dalam sambutannya, ketua Rayon FIK Mila Sri Wahyuni menyebutkan bahwa hari kartini mengingatkan kita tentang perempuan Indonesia yangmempunyai ciri khas tersendiri baik secara pemikiran, tingkah laku maupun budaya pakaian. Keberadaan hal tersebut harus tetap dipertahankan sebagai identitas perempuan Indonesia.

Sejalan dengan itu, Ketua PMII Rayon MIPA Ahmad Mujahidin menegaskan bagaimana perempuan melawan ideologi transnasional yang menggerogoti budaya di Indonesia terutama budaya menutup aurat itu sendiri.

Hadir sebagai narasumber adalah Dr. H. Ruslan, M.A. dan Aisyiyah Hanief Muallim, S.S,.M.Pdi,.M.Hum yang masing-masing berbicara tentang sejarah pemakaian jilbab, substansi menutup aurat dan juga bagaimana ideologi transnasional mengeksploitasi budaya kerudung di Indonesia.

“Yang wajib itu bukan jilbabnya namun substansi menutup aurat itu sendiri” ujar Ruslan yang juga Dekan Fakultas Agama Islam UIM.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua PMII Cabang Metro Makassar AM. Muslihin.

Hadir juga jajaran pengurus, kader serta senior PMII Komisariat UIM yang ikut memeriahkan kegiatan tersebut. (Nur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here