HARIANSULSEL.COM, Makassar – Reputasi akademisi Universitas Bosowa kembali mendapat pengakuan dari komunitas ilmiah internasional. Wakil Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bosowa, Dr. H. Nawir Rahman, S.E., M.Si., CIPA., dipercaya sebagai peer reviewer pada Heliyon, jurnal ilmiah internasional bereputasi yang terindeks Scopus Quartile 1 (Q1). Penugasan tersebut menjadi pengakuan atas kapasitas akademik, integritas ilmiah, serta kepakaran yang dimiliki dalam mendukung proses penjaminan mutu publikasi ilmiah di tingkat global.
Kepercayaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Dr. Nawir Rahman dalam melakukan proses peer review terhadap naskah ilmiah yang masuk ke Heliyon pada April 2026. Sebagai salah satu jurnal bereputasi internasional dengan standar seleksi yang ketat, Heliyon melibatkan para akademisi dari berbagai negara untuk memastikan setiap artikel yang diterbitkan memiliki kebaruan ilmiah, metodologi yang kuat, serta memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan ilmu pengetahuan.
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bosowa, Dr. A. Burchanuddin, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada Dr. Nawir Rahman merupakan capaian yang membanggakan sekaligus mencerminkan kualitas sumber daya akademik yang dimiliki FISIP Universitas Bosowa.
Menurutnya, menjadi reviewer jurnal internasional bereputasi bukan sekadar bentuk penghargaan personal, tetapi juga menunjukkan bahwa kompetensi dosen Universitas Bosowa telah memperoleh legitimasi dari komunitas akademik dunia.
“Menjadi reviewer pada jurnal Scopus Q1 merupakan amanah akademik yang hanya diberikan kepada peneliti yang memiliki kompetensi, pengalaman, dan integritas keilmuan yang baik. Kepercayaan ini menjadi kebanggaan bagi FISIP Universitas Bosowa sekaligus memperlihatkan bahwa akademisi kita mampu mengambil peran strategis dalam menjaga kualitas publikasi ilmiah internasional. Kami berharap capaian ini dapat menginspirasi semakin banyak dosen untuk aktif membangun jejaring riset, menghasilkan publikasi bereputasi, dan berkontribusi pada perkembangan ilmu pengetahuan di tingkat global,” ungkapnya.
Sementara itu, Dr. Nawir Rahman menjelaskan bahwa peran sebagai peer reviewer merupakan bagian dari tanggung jawab akademik untuk memastikan setiap hasil penelitian yang dipublikasikan memenuhi standar ilmiah yang tinggi.
Ia menilai bahwa proses peer review menjadi fondasi penting dalam menjaga kredibilitas publikasi ilmiah karena setiap artikel harus melalui evaluasi secara objektif terhadap aspek metodologi, analisis, kebaruan penelitian, hingga relevansi kontribusi ilmiahnya.
“Menjadi reviewer memberikan kesempatan untuk terus belajar dari berbagai penelitian yang berkembang di dunia sekaligus berkontribusi menjaga kualitas publikasi ilmiah internasional. Amanah ini tentu menjadi motivasi bagi saya untuk terus mengembangkan kapasitas akademik, memperkuat budaya riset, dan membawa nama Universitas Bosowa semakin dikenal melalui kontribusi keilmuan yang berkualitas,” tuturnya.
Sebagai akademisi yang juga aktif dalam penelitian dan pengembangan kebijakan publik, Dr. Nawir Rahman memandang keterlibatan dalam jurnal internasional membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan para peneliti dari berbagai negara. Menurutnya, interaksi tersebut menjadi sarana penting untuk memperkaya perspektif akademik sekaligus memperkuat jejaring penelitian yang berdampak.
Pencapaian ini semakin mempertegas komitmen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bosowa dalam membangun budaya akademik yang unggul melalui peningkatan kualitas riset, publikasi ilmiah, dan internasionalisasi dosen. Kepercayaan yang diberikan kepada akademisi FISIP sebagai reviewer jurnal bereputasi dunia menjadi bukti bahwa sivitas akademika Universitas Bosowa tidak hanya produktif menghasilkan karya ilmiah, tetapi juga dipercaya mengambil peran strategis dalam menjaga kualitas dan integritas publikasi ilmiah internasional.
Melalui capaian tersebut, Universitas Bosowa terus memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang aktif berkontribusi dalam ekosistem akademik global, sekaligus menghadirkan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat nasional maupun internasional. (and/hs)