Kunjungi Kantor BPDB, Wagub Sulsel Minta Agar Ada Emergency Kontak

0
77

HARIANSULSEL.COM, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi-Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengunjungi kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulsel, jalan Perintis Kemerdekaan Makassar, Jum’at (3/1).

Kepala BPBD H Syamsibar mengatakan, bahwa kedatangan pak wagub adalah spirit bagi para anggota BPBD dalam menghadapi cuaca ekstrim yang ada di Sulsel sehingga langkah-langkah yang dilakukan kedepan di tahun 2020 ini, bisa semakin dimaksimalkan kolaborasi dengan kabupaten/kota dan juga instalasi terkait.

Ia juga menambahkan, bahwa hasil rapat koordinasi nasional di Jakarta yang dihadiri oleh beberapa stakeholder terkait, bahwa tingkat tinggi intensitasnya adalah pulau Jawa, kemudian Sumatera, Papua dan Papua Barat, Kalimantan, setelah Sulawesi. Sulawesi yang dikhawatirkan adalah Sulawesi Tengah.

“Untuk Sulawesi Selatan kata Kepala BNPB tidak perlu diwaspadai tapi, intensitasnya berbeda dengan yang lain, hanya saja ini masih prediksi. Sehingga, diharapkan dapat mengantisipasi hal-hal tersebut,” ucap Syamsibar.

Sementara itu Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, bahwa kedatangan dirinya untuk mengecek kesiapannya dalam menghadapi cuaca yang tidak menentu saat ini.

Tentunya kata Andi Sudirman, hal ini perlu dilakukan untuk menyiapkan segala sesuatunya yang dibutuhkan dan tidak di inginkan termasuk emergency-emergency yang terjadi di lapangan.

“Kita juga memberikan motivasi kepada tim kita bahwa solidaritas bagaimana kerja sama yang baik dan kita bagaimana kembali close penanganan yang tinggi untuk cuaca yang ekstrem,” ucap Andi Sudirman.

Selain itu, kata Andi Sudirman dirinya meminta kepada BPDB agar memiliki file drive system dan emergency system termasuk mitigasinya guna melihat pemetaan di Sulsel termasuk di Makassar sebagai kota central yang sering langganan titik-titik tertentu.

“Saya juga meminta kepada BPDB dan ternyata sudah dilakukan pembagian Job desk untuk masing-masing pertanggungjawaban di wilayah-wilayah tertentu dan tanggal 20 Januari akan dilakukan simulasi oleh BPDB,” terangnya. (ais/awl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here