Sivitas Akademika IAIN Ternate Gelar Halal bi Halal

0
98

HARIANSULSEL COM, Ternate – Memasuki hari kerja pasca cuti bersama lebaran Idul Fitri 1440 H, sivitas akademika Institut Agama Islam Negeri Ternate menggelar Halal bi Halal, Kamis (13/6) yang dilaksanakan di Aula Rektorat IAIN Ternate.

Tampak hadir Rektor IAIN Ternate Dr Samlan Ahmad, Kapala Biro AUAK Drs Zulkifil Tahir, M.Pd.I, Wakil Rektor I Dr M Tahir Sapsuha, Wakil Rektor II Dr Marini Abdul Djalal, Wakil Rektor III Dr Adnan Mahmud, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Dr Rajiman Ismail, M. Pd, Dekan Fakultas Usuluddin Adab dan Dakwah Dr Muhammad Warda, M.Ag, Direktur Pascasarjana Dr Khalid Hasan Minabari dan segenap dosen dan pegawai IAIN Ternate.

Dalam sambutannya Rektor IAIN Ternate, Dr Samlan Ahmad setelah memasuki cuti bersama Idul Fitri 1440 H, untuk memulai perkejaan tentunya kita membutuhkan keadaan tenang, perasaan yang enak, hati yang bersih, tentunya dengan cara saling menghalalkan dan memaafkan.

“Disisi lain sesuai dengan harapan kita bersama untuk kemajuan IAIN Ternate apalagi ada target kedepan pada tahun 2020 dan paling lambat pada tahun 2022 kita sudah menikmati perubahan alih status dari IAIN menuju UIN, olehnya itu mari bersama-sama mewujudkan cita-cita tersebut, namun perlu saya beri catatan jangan ada yang merasa bahwasanya sayalah peryebab perubahan ini, semuanya ini adalah buah kerja sama kita, kerja sama keluarga besar IAIN Ternate.”

Selain itu kedepan fokuslah untuk pengembangan karya-karya akademik, karya ilmiah dan jauh lebih besar sentuhlah masyarakat dengan pengembangan desa-desa binaan. Tutupnya

Selaku pembawa hikmah Halal bi Halal Ust Achmad Dardiri, M.Ag mengungkapkan, “Tradisi halal bi halal merupakan tradisi keislaman yang hanya dimiliki Indonesia, tujuannya apa untuk saling menghalalkan dan saling memaafkan.”

Toh kalau ada yang mempermasalahkan tradisi halal bi halal tidak perlu ditanggapi, esensi dari kegiatan halal bi halal inikan untuk saling memaafkan, kecuali di dalamnya ada pembicaraan dusta. Ujarnya

Pengasuh Ma’had Al-Jami’ah IAIN Ternate ini juga mengungkapkan, “Berbicara Indonesia tentunya sangat unik, ada maulidan, ada halal bi halal, itu menandakan para Ulama kita dulu sangat kreatif untuk menghasilkan tradisi-tradisi yang tidak bertentangan.”

Kemudian dari Halal bi halal diharapkan sivitas akademika untuk saling menghalalkan dan memaafkan, sehingga menjalin ukhuwah. Menyakiti seseorang dosa, memaafkan sangat mulia. Olehnya itu jika sivitas akademika IAIN Ternate bergandengan tangan untuk memajukan perguruan tinggi kita ini, saya yakin akan maju.

Tak hanya itu halal bi halal ini untuk meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT, setelah menjalani puasa sebulan penuh, ibadah sunnah lainnya, setidaknya puncak dari ibadah kita menuju pintu ketakwaan. Tutupnya (and/hariansulsel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here