Tim FK Unhas Periksa 58 Sapi Peternak di Desa Tambangan

HARIANSULSEL.COM, Bulukumba – Tim pengabdian kepada masyarakat dari Program Studi Kedokteran Hewan, Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK UNHAS), menggelar rangkaian kegiatan pelayanan kesehatan reproduksi ternak dan penyuluhan bagi peternak sapi di Desa Tambangan, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Hasanuddin skema Program Kemitraan-Masyarakat (PPMU-PK-M) Tahun 2026 bertajuk “Restorasi Fertilitas dan Investigasi Patologis Keguguran Prenatal Sapi Rakyat melalui Pendekatan Pro Lentera di Desa Tambangan Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba”, yang menyasar Kelompok Ternak Mali-Mali beranggotakan sekitar 25 peternak sapi skala kecil.

Program ini digagas untuk menjawab persoalan rendahnya performa reproduksi ternak sapi rakyat di wilayah tersebut, yang antara lain ditandai dengan tingginya angka kawin berulang, serta kasus keguguran pada usia kebuntingan sekitar lima bulan yang diduga berkaitan dengan penyakit infeksius seperti Brucellosis dan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Rangkaian kegiatan diawali dengan survei dan pendataan peternak serta populasi ternak yang dilaksanakan pada 17 Juli 2026. Survei ini bertujuan memetakan kondisi awal peternak dan ternak sasaran, termasuk skala kepemilikan, riwayat reproduksi, dan permasalahan kesehatan yang dihadapi, sebagai dasar perencanaan intervensi lapangan selanjutnya.

Selanjutnya, pada 7–9 Agustus 2026, tim melaksanakan pelayanan kesehatan ternak sekaligus penyuluhan bagi peternak Kelompok Ternak Mali-Mali. Dalam kegiatan pelayanan kesehatan, sebanyak 58 ekor sapi milik peternak setempat mendapat pemeriksaan dan penanganan, meliputi pemberian vitamin dan obat cacing, serta pemeriksaan ultrasonografi (USG) pada ternak untuk menilai status reproduksi dan kebuntingannya.

Selain pelayanan kesehatan, tim juga menyelenggarakan penyuluhan bagi peternak dengan dua materi utama, yaitu manajemen reproduksi ternak dan kesehatan ternak. Materi disampaikan oleh dua anggota tim, yakni Drh. Kadek Dian Krisna Putri K., M.Sc yang membawakan materi reproduksi ternak, dan Drh. Muhammad Muflih Nur, M.Si yang membawakan materi kesehatan ternak. Penyuluhan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik peternak dalam mengelola kesehatan reproduksi ternaknya secara mandiri.

Ketua Tim Pengabdian, Dr. drh. Fika Yuliza Purba, M.Sc., mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi dan menjadi kontribusi nyata Universitas Hasanuddin dalam memajukan sektor peternakan rakyat, khususnya di Sulawesi Selatan. Selain itu, melalui Pro Lentera (Program Layanan Kesehatan Ternak Rakyat) yang digagas oleh Animal Production and Health Research Group (APHREG) Universitas Hasanuddin, tim ini juga telah melakukan pelayanan kesehatan terhadap ratusan ternak rakyat serta pembinaan peternak di beberapa kabupaten di Sulawesi Selatan, meliputi Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Maros, Pangkep, hingga Enrekang.

“Secara umum, kami berharap pendekatan Pro Lentera ini dapat menjadi model layanan kesehatan ternak berbasis diagnosis yang berkelanjutan bagi peternakan rakyat, sehingga performa reproduksi ternak membaik dan kesejahteraan peternak di Desa Tambangan turut meningkat. Secara khusus, melalui kegiatan pelayanan kesehatan dan penyuluhan pada 7–9 Agustus lalu, kami berharap peternak semakin memahami pentingnya deteksi dini gangguan reproduksi seperti kawin berulang, serta mulai menerapkan langkah-langkah pencegahan penyakit yang selama ini diduga menjadi penyebab keguguran pada ternak mereka. Data dari 58 ekor ternak yang telah diperiksa juga akan menjadi dasar bagi kami untuk melanjutkan investigasi kasus keguguran serta pendampingan pada tahap-tahap berikutnya” ujar Fika.

Program pengabdian ini turut didukung oleh mitra perusahaan Farmer Support PT. Dahliah Duta Utama yang berkontribusi dalam penyediaan suplemen mineral bagi ternak. Setelah tahap pelayanan kesehatan dan penyuluhan ini, tim akan melanjutkan program dengan penerapan sistem pencatatan reproduksi sederhana berbasis kartu ternak, serta pendampingan dan monitoring berkala hingga akhir masa pelaksanaan program pada akhir tahun 2026.

Tim pengabdian ini beranggotakan tujuh dosen dari berbagai bidang keahlian, yaitu Dr. drh. Fika Yuliza Purba, M.Sc (Reproduksi Veteriner) sebagai ketua, bersama drh. Muhammad Ardiansyah Nurdin, M.Si (Fisiologi Veteriner), drh. Nur Alif Bahmid, M.Si (Teknologi Reproduksi Veteriner), drh. Irwan Ismail, M.Si (Parasitologi Veteriner), drh. Muhammad Muflih Nur, M.Si (Reproduksi Veteriner), drh. Kadek Dian Krisna Putri K., M.Sc (Endokrinologi Reproduksi Veteriner), dan drh. Adyatma Muhammad Nur, M.Si (Nutrisi Ternak). (and/hs)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *