HARIANSULSEL.COM, Samata — Ma’had Al-Jami’ah UIN Alauddin Makassar melaksanakan placement test Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) secara serentak pada Jumat, 25 September 2026, mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WITA di fakultas masing-masing. Kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan Ma’had Al-Jami’ah dalam memetakan kemampuan dasar keislaman mahasiswa baru.
Placement test BTQ dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperoleh gambaran awal mengenai kemampuan mahasiswa baru dalam membaca Al-Qur’an, menulis huruf Arab, serta membaca bacaan salat. Hasil pemetaan tersebut menjadi dasar bagi Ma’had Al-Jami’ah dalam menentukan pembinaan dan pendampingan BTQ sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing mahasiswa.
Khusus pada aspek kemampuan membaca Al-Qur’an, mahasiswa diidentifikasi ke dalam beberapa kategori kemampuan. Pertama, mahasiswa yang belum bisa mengaji. Kedua, mahasiswa yang belum lancar atau masih tersendat-sendat dalam membaca Al-Qur’an. Ketiga, mahasiswa yang sudah lancar membaca tetapi belum menerapkan kaidah tajwid dengan baik. Keempat, mahasiswa yang lancar membaca Al-Qur’an disertai penerapan tajwid yang benar. Selain itu, placement test juga mengidentifikasi kemampuan hafalan Al-Qur’an yang dimiliki mahasiswa.
Pemetaan tersebut penting dilakukan karena kemampuan mahasiswa baru dalam membaca Al-Qur’an memiliki tingkat penguasaan yang beragam. Dengan mengetahui kondisi awal secara lebih objektif, pembelajaran BTQ diharapkan tidak bersifat seragam, tetapi dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan mahasiswa.
Selain membaca Al-Qur’an, penguji juga melakukan identifikasi terhadap kemampuan tulis Arab dan bacaan salat mahasiswa. Ketiga aspek tersebut menjadi bagian penting dalam pembinaan kemampuan dasar keislaman mahasiswa selama mengikuti program Ma’had Al-Jami’ah.
Pelaksanaan placement test yang dilakukan secara serentak di fakultas masing-masing juga merupakan bentuk koordinasi antara Ma’had Al-Jami’ah dengan fakultas dalam mendukung program pembinaan mahasiswa baru. Dengan sistem pemetaan sejak awal, proses pembelajaran diharapkan dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan efektif.
Program BTQ merupakan salah satu bentuk komitmen Ma’had Al-Jami’ah UIN Alauddin Makassar dalam memberikan penguatan kompetensi keislaman kepada mahasiswa. Tidak hanya diarahkan agar mahasiswa mampu membaca Al-Qur’an, program ini juga diharapkan membangun kemampuan membaca dengan benar sesuai kaidah tajwid serta membentuk kebiasaan berinteraksi dengan Al-Qur’an dalam kehidupan akademik dan keseharian.
Hasil placement test selanjutnya menjadi bahan evaluasi dan pemetaan untuk menentukan bentuk pembinaan BTQ mahasiswa. Dengan demikian, setiap mahasiswa diharapkan memperoleh pendampingan yang sesuai dengan tingkat kemampuan awalnya, sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung secara bertahap menuju kemampuan membaca Al-Qur’an yang baik, benar, dan sesuai dengan kaidah tajwid. (and/hs)