CBT XI Ma’had Al-Jami’ah UIN Alauddin Resmi Dibuka, Akhlak Jadi Fondasi Pembinaan Mahasiswa

HARIANSULSEL.COM, Samata – Character Building Training (CBT) XI Ma’had Al-Jami’ah UIN Alauddin Makassar resmi dibuka pada Jumat (26/6/2026) oleh Direktur Ma’had Al-Jami’ah UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. H. Syahruddin Usman, M. Pd. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Ma’had Al-Jami’ah ini akan dilaksanakan selama dua hari, mulai 26 hingga 27 Juni 2026, sebagai awal dari rangkaian pembinaan karakter mahasiswa yang selanjutnya didampingi para mentor selama 40 hari.

Dalam sambutannya, Prof. Syahruddin menegaskan bahwa program Character Building Training (CBT) merupakan program yang sangat penting dan wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa UIN Alauddin Makassar. Menurutnya, pembinaan karakter menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari proses pendidikan di perguruan tinggi Islam.

“Program ini sangat urgen karena seluruh mahasiswa wajib mengikuti CBT. Tujuannya adalah agar mahasiswa UIN Alauddin memiliki akhlak yang mulia. Sebab, sehebat apa pun seseorang, jika tidak memiliki akhlak yang baik, maka kehebatannya tidak memiliki nilai yang sesungguhnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pendidikan sejatinya tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan kepribadian. Oleh karena itu, Ma’had Al-Jami’ah menjadikan penguatan karakter sebagai salah satu prioritas utama dalam membina mahasiswa.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Syahruddin juga mengingatkan bahwa misi utama diutusnya Rasulullah saw. adalah untuk menyempurnakan akhlak manusia. Karena itu, menurutnya, pendidikan akhlak harus menjadi fondasi sebelum penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan.

“Rasulullah diutus untuk mengajarkan akhlak. Akhlak terlebih dahulu yang diajarkan, kemudian barulah ilmu dan yang lainnya. Ini menjadi teladan bagi kita dalam membangun generasi yang berkualitas,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa ilmu dan keterampilan tidak akan memberikan manfaat yang optimal apabila tidak disertai dengan akhlak yang baik.

“Seseorang boleh memiliki ilmu yang tinggi dan keterampilan yang luar biasa, tetapi jika tidak berakhlak, maka semua itu tidak memiliki arti yang sebenarnya,” tegasnya.

Melalui program CBT XI ini, Ma’had Al-Jami’ah berharap seluruh mahasiswa mampu mengembangkan diri secara utuh, yakni memiliki ilmu pengetahuan, keterampilan yang memadai, sekaligus akhlak yang mulia sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat.

Di akhir sambutannya, Prof. Syahruddin mengajak seluruh peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh kesungguhan serta mematuhi arahan para mentor yang akan mendampingi mereka selama masa pembinaan.

“Ikutilah bimbingan para mentor dengan baik. Mereka akan mendampingi dan membimbing selama 40 hari agar proses pembentukan karakter ini benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh mahasiswa,” pesannya.

Pembukaan CBT XI menjadi bagian dari komitmen Ma’had Al-Jami’ah UIN Alauddin Makassar dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepribadian yang luhur, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat dengan bekal ilmu, keterampilan, dan akhlak yang mulia. (and/hs)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *