HARIANSULSEL.COM, Makassar – Momentum Konferensi Nasional Sosiologi (KNS) VII dan Kongres APSSI-V dimanfaatkan Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa (Unibos) untuk memperluas jejaring akademik nasional melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana. Kegiatan yang mengusung tema “Proyek Strategis Nasional (PSN): Menakar Konsekuensi Pembangunan dan Arah Kepentingan Nasional” ini berlangsung di Bali Paragon Resort Hotel, Kamis (25/6/2026).
Perjanjian kerja sama ditandatangani langsung oleh Ketua Program Studi Sosiologi FISIP Unibos, Muhammad Sabiq, dan Koordinator Program Studi Sosiologi FISIP Universitas Udayana, Wahyu Budi Nugroho. Kesepakatan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antarperguruan tinggi guna mendukung pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang sosiologi.
Melalui kerja sama ini, kedua program studi sepakat mengembangkan berbagai bentuk kolaborasi akademik, di antaranya pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen sebagai pengajar, pembimbing, maupun penguji skripsi. Selain itu, kerja sama juga mencakup penguatan kegiatan penelitian bersama yang diharapkan dapat menghasilkan kajian-kajian sosiologis yang relevan terhadap dinamika sosial dan pembangunan nasional.
Ruang lingkup kolaborasi turut diperluas melalui penyelenggaraan seminar dan webinar tingkat nasional maupun internasional, publikasi ilmiah bersama dalam bentuk jurnal, buku, maupun monograf, serta pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat. Seluruh kegiatan tersebut mulai diimplementasikan sejak 24 Juni 2026 sebagai bentuk komitmen kedua institusi dalam membangun kerja sama yang berkelanjutan.
Ketua Program Studi Sosiologi FISIP Unibos, Muhammad Sabiq, menyampaikan bahwa kemitraan ini menjadi peluang penting untuk meningkatkan kualitas akademik sekaligus memperluas eksposur sivitas akademika Unibos di tingkat nasional. “Kerja sama ini bukan hanya mempertemukan dua program studi, tetapi juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian masyarakat. Kami ingin menghadirkan pengalaman akademik yang semakin kaya bagi mahasiswa dan dosen,” ujarnya.
Kolaborasi dengan Universitas Udayana semakin mempertegas komitmen Unibos dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif, kolaboratif, dan berdaya saing. Melalui kemitraan lintas perguruan tinggi ini, Unibos terus memperkuat perannya sebagai institusi yang aktif mendorong pengembangan ilmu pengetahuan serta kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat dan pembangunan nasional. (and/hs)