Unibos dan Disdikpora Selayar Bersinergi Bangun SDM Unggul

HARIANSULSEL.COM, Makassar – Di tengah tuntutan pembangunan daerah yang semakin berbasis pengetahuan dan inovasi, Pascasarjana Universitas Bosowa mengambil langkah proaktif dengan menjajaki kemitraan strategis bersama Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Selayar. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pendidikan pascasarjana yang tidak hanya menghasilkan lulusan akademis, tetapi juga melahirkan pemimpin birokrasi, pengambil kebijakan, dan tenaga profesional yang mampu menggerakkan perubahan di daerahnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian penguatan jejaring kemitraan Pascasarjana Universitas Bosowa dengan berbagai pemangku kepentingan daerah guna mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia yang adaptif terhadap tantangan pembangunan dan transformasi birokrasi di era modern.

Delegasi Pascasarjana Universitas Bosowa dipimpin langsung oleh Direktur Program Pascasarjana Universitas Bosowa, Prof. Dr. Ir. A. Muhibuddin, M.P., didampingi Wakil Rektor III Universitas Bosowa Prof. Dr. Nasrullah, S.T., M.T., Wakil Direktur II Pascasarjana Dr. Ahmad Yauri Yunus, S.T., M.T., Wakil Direktur III Pascasarjana Dr. Ir. M. Arief Nasution, M.P., Ketua Program Studi Doktor (S3) Perencanaan Wilayah dan Kota Prof. Dr. Ir. Murshal Manaf, S.T., M.T., Andi Erwin Nuryadin, S.T., M.Si selaku Division Head of Marketing and Communication Bosowa Education, serta Anggraeni Damayanti Salam, S.AB., M.M.

Sementara dari pihak Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar hadir Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Selayar, Masdar J. Pratama, S.Kom., M.M., Ratnawati, S.Sos. selaku Sub Bagian Umum, Kepegawaian dan Hukum, Ahmad Yani, S.Pd., M.M. dari Bidang Pengelolaan Pendidikan, serta Iskandar, S.Pd., M.Pd. dari Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan.

Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan produktif dengan fokus pembahasan pada pengembangan kapasitas aparatur sipil negara (ASN), peningkatan kompetensi tenaga pendidik, penguatan budaya riset, serta peluang studi lanjut bagi pegawai di lingkungan Disdikpora Kabupaten Kepulauan Selayar.

Direktur Program Pascasarjana Universitas Bosowa, Prof. Dr. Ir. A. Muhibuddin, M.P., menegaskan bahwa perguruan tinggi saat ini memiliki tanggung jawab untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan mampu menjawab tantangan pembangunan masa depan.

“Transformasi daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas manusianya. Karena itu Pascasarjana Universitas Bosowa hadir untuk menjadi bagian dari proses peningkatan kapasitas ASN, tenaga pendidik, dan pemangku kepentingan daerah melalui pendidikan lanjut, riset, serta pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan saat ini,” ujarnya.

Menurut Prof. Muhibuddin, penguatan kualitas pendidikan di daerah membutuhkan kolaborasi yang berkelanjutan antara perguruan tinggi dan pemerintah. Oleh karena itu, Pascasarjana Universitas Bosowa tidak hanya menawarkan program studi, tetapi juga membuka ruang kerja sama dalam bentuk penelitian kolaboratif, pendampingan kebijakan pendidikan, hingga pengembangan inovasi berbasis kebutuhan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Masdar J. Pratama, S.Kom., M.M. menyambut baik inisiatif yang dibangun Pascasarjana Universitas Bosowa.

Menurutnya, peningkatan kompetensi ASN dan tenaga pendidik merupakan kebutuhan strategis yang harus terus didorong agar kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Kepulauan Selayar semakin meningkat.

“Kami melihat adanya peluang besar untuk membangun sinergi bersama Pascasarjana Universitas Bosowa, terutama dalam peningkatan kapasitas SDM pendidikan. Kami berharap kerja sama ini dapat membuka akses yang lebih luas bagi ASN dan tenaga pendidik untuk melanjutkan pendidikan sekaligus meningkatkan kompetensinya,” ungkapnya.

Sementara itu, Dr. Ahmad Yauri Yunus, S.T., M.T. menjelaskan bahwa Pascasarjana Universitas Bosowa terus mengembangkan berbagai program yang dirancang untuk menjawab kebutuhan sektor publik dan dunia kerja yang semakin dinamis.

“Saat ini ASN dituntut tidak hanya memiliki kemampuan administratif, tetapi juga kapasitas analitis, kemampuan riset, inovasi, dan kepemimpinan. Pascasarjana Universitas Bosowa berkomitmen menghadirkan program pendidikan yang mampu memperkuat kapasitas tersebut sehingga dapat memberikan dampak nyata bagi institusi maupun masyarakat,” jelasnya.

Selain membahas peluang studi lanjut, audiensi juga menyoroti pentingnya membangun ekosistem pembelajaran sepanjang hayat bagi tenaga pendidik dan aparatur pemerintah. Melalui pendekatan tersebut, pengembangan kompetensi tidak hanya dilakukan melalui pendidikan formal, tetapi juga melalui riset, pelatihan, seminar, dan program pengembangan profesional berkelanjutan.
Bagi Pascasarjana Universitas Bosowa, pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperluas kontribusi akademik di Kabupaten Kepulauan Selayar sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra pembangunan daerah.

Melalui kolaborasi yang dibangun, Pascasarjana Universitas Bosowa berharap dapat menjadi katalisator lahirnya sumber daya manusia yang profesional, inovatif, dan berdaya saing, sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pendidikan yang semakin berkualitas di Kabupaten Kepulauan Selayar. (and/hs)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *