HARIANSULSEL.COM, Samata — Kegiatan Character Building Training (CBT) XIV Ma’had Al-Jami’ah UIN Alauddin Makassar resmi dibuka pada Jumat (17/7/2026) di Gedung Ma’had Al-Jami’ah. Pembukaan dilakukan oleh Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAK) UIN Alauddin Makassar, Dr. KH. Muh. Muflih, M.M., yang dihadiri oleh jajaran pengelola Ma’had, mentor, serta ratusan mahasiswa baru peserta CBT, Jum’at (17/7).
Pada kesempatan tersebut, Direktur Ma’had Al-Jami’ah UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. H. Syahruddin Usman, M.Pd., menyampaikan bahwa setiap pelaksanaan CBT diikuti sekitar 400 mahasiswa yang berasal dari seluruh fakultas di lingkungan UIN Alauddin Makassar. Menurutnya, para peserta nantinya akan didampingi oleh para mentor yang akan membimbing mereka selama proses pembinaan berlangsung.
“Mahasiswa akan dipandu oleh mentor agar mampu mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik, sehingga tujuan pembentukan karakter dapat tercapai secara maksimal,” ujar Prof. Syahruddin.
Sementara itu, Kepala Biro AAK UIN Alauddin Makassar, Dr. KH. Muh. Muflih, M.M., dalam sambutannya mengaku merasa bahagia dan bersyukur dapat hadir sekaligus membuka secara resmi pelaksanaan CBT XIV. Ia memberikan apresiasi kepada Ma’had Al-Jami’ah yang secara konsisten menghadirkan program pembinaan karakter bagi mahasiswa baru.
Dalam arahannya, Dr. Muh. Muflih menegaskan bahwa seorang mahasiswa tidak cukup hanya menguasai ilmu pengetahuan. Menurutnya, ilmu harus berjalan seiring dengan etika, karakter, dan integritas agar mampu melahirkan lulusan yang berkualitas dan berakhlak mulia.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti setiap arahan mentor dengan sungguh-sungguh. Melalui proses pembinaan tersebut, mahasiswa diharapkan memiliki berbagai keunggulan, seperti mampu membaca dan menulis Al-Qur’an dengan baik serta memiliki etika yang mencerminkan nilai-nilai Islam.
Selain itu, ia berharap mahasiswa UIN Alauddin Makassar memiliki kemampuan berbahasa asing sebagai bekal menghadapi tantangan global. “Minimal mahasiswa UIN Alauddin mampu berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris atau bahasa Arab,” pesannya.
Menurutnya, mahasiswa ideal adalah mereka yang mampu menguasai ilmu pengetahuan, memiliki keterampilan berbahasa, serta dibekali karakter yang kuat. Ketiga aspek tersebut merupakan fondasi penting dalam membentuk lulusan yang unggul dan berdaya saing.
Lebih lanjut, Dr. Muh. Muflih mengingatkan bahwa salah satu misi utama diutusnya Rasulullah SAW adalah untuk menyempurnakan akhlak manusia. Karena itu, seluruh mahasiswa diharapkan menjadikan akhlak mulia sebagai landasan dalam menjalani kehidupan akademik maupun kehidupan bermasyarakat.
Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh peserta CBT XIV untuk senantiasa menjaga sikap saling menghormati dan saling menghargai antarsesama. Ia juga berpesan agar mahasiswa menghindari segala bentuk perilaku yang dapat merusak nama baik maupun citra UIN Alauddin Makassar, sehingga kampus tetap menjadi lingkungan akademik yang kondusif, religius, dan berprestasi. (and/hs)