HARIANSULSEL.COM, Makassar – Komitmen Universitas Bosowa dalam mendorong pengembangan potensi mahasiswa kembali tercermin melalui capaian Mohammad Arfa M., mahasiswa Program Studi Sastra Inggris angkatan 2022, yang berhasil menorehkan prestasi pada ajang Pemilihan Putera Puteri Inspirasi Sulawesi Selatan 2026. Dalam kompetisi yang diawali dengan masa karantina pada 9–11 Juli 2026 di Kota Makassar tersebut, Arfa berhasil masuk Top 6 Putera sekaligus meraih penghargaan Intelegensia Putera dan Berbakat Putera, membuktikan kapasitasnya tidak hanya dalam intelektualitas, tetapi juga kreativitas dan kepemimpinan.
Ajang tersebut diawali dengan proses pendaftaran finalis yang mewakili kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan, dilanjutkan seleksi secara daring sebelum memasuki tahap karantina hingga grand final. Selama mengikuti kompetisi, para finalis menjalani berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari technical meeting, photoshoot, pembekalan, talent show, tes tertulis, deep interview, focus group discussion, speech, hingga sesi tanya jawab untuk enam finalis terbaik. Melalui seluruh tahapan tersebut, Arfa mampu menunjukkan kompetensi yang membawanya meraih tiga penghargaan bergengsi.
Penghargaan Berbakat Putera diraih Arfa setelah menampilkan tari kontemporer yang sarat makna. Baginya, seni menjadi media untuk menyampaikan pesan bahwa generasi muda perlu berani mengekspresikan diri sekaligus menghadirkan inspirasi bagi lingkungan sekitar. Dukungan Universitas Bosowa melalui publikasi selama proses kompetisi juga menjadi motivasi bagi Arfa untuk tampil maksimal dan membawa nama baik almamater di tingkat provinsi.
“Gelar adalah sebuah kesempatan untuk memperluas dampak, tetapi tujuan utama saya bukan sekadar meraih penghargaan. Saya ingin memberikan manfaat dan mampu menginspirasi lebih banyak orang, khususnya generasi muda, agar berani berkembang dan berkarya,” ujar Arfa.
Ketua Program Studi Sastra Inggris Universitas Bosowa memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut yang dinilai mencerminkan kualitas mahasiswa Unibos dalam mengembangkan potensi di berbagai bidang. Keberhasilan Arfa menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya didorong untuk unggul secara akademik, tetapi juga mampu membangun karakter, kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, serta jiwa kepemimpinan melalui berbagai ajang pengembangan diri di tingkat regional maupun nasional.
Melalui capaian ini, Universitas Bosowa terus memperkuat komitmennya dalam mencetak lulusan yang berprestasi, adaptif, dan mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Arfa berharap penghargaan yang diraihnya menjadi awal untuk menghadirkan lebih banyak aksi nyata. “Saya ingin terus memberikan pengaruh positif melalui tindakan. Seseorang menjadi inspirasi ketika kehadirannya mampu memotivasi orang lain untuk berani bermimpi, berkembang, dan melakukan kebaikan,” tutupnya. (and/hs)